SAMPIT – Sejumlah masyarakat membandingkan pelayanan di RSUD dr Murjani Sampit dengan RS wilayah kabupaten tetangga yang dinilai jauh lebih baik.
Dinga, salah seorang warga, mengungkapkan pengalaman pribadi saat saudaranya dirawat di RS Hanau Kabupaten Seruyan.
“Dulu kakak saya masuk RS Hanau. BPJS-nya sudah tiga tahun tidak aktif atau tidak bayar, tapi pihak RS Hanau membantu menguruskan BPJS gratis melalui APBD. Sepeser pun tidak ada biaya,” ujarnya. Selasa 7 Januari 2025.
Ia juga memberikan apresiasi atas pelayanan RS Hanau yang menurutnya sangat memuaskan.
Sementara itu, warga lainnya Rony menyayangkan lambannya perhatian pemerintah daerah Kotim terhadap keluhan masyarakat mengenai pelayanan di RSUD Murjani.
“Kemana Pemda Kotim? Sudah lama masyarakat mengeluh tentang pelayanan di RS Murjani. Harusnya pemerintah segera menindaklanjuti masalah ini karena menyangkut fasilitas pelayanan umum,” kata Rony.
Upi, warga Kuala Pembuang, menambahkan bahwa pelayanan di RS Hanau patut dicontoh oleh RSUD Murjani.
“Alhamdulillah, selama tinggal di Kuala Pembuang, pelayanan rumah sakitnya bagus. Kalau belum punya BPJS, diminta untuk mengurus dalam waktu tiga hari. Sangat disayangkan RS Murjani masih jauh pelayanannya dibanding RS tetangga,” katanya.
Warga lainnya Iwan Putra menambahkan bahwa ia juga kecewa dengan pelayanan RS tersebut
“Saya sangat kecewa dengan RS ini, karena dokternya tak bertanggung jawab, istri saya hilang, rumah sakit macam apa itu dengan dokter yang hanya menjadikan pasiennya uji coba obat-obatan,” tegasnya.
Keluhan ini mencerminkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kotim, khususnya di RSUD dr. Murjani yang merupakan fasilitas utama masyarakat. Harapan besar disematkan kepada pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah nyata guna memperbaiki kondisi tersebut.
(Nardi)












