SAMPIT – Kepolisian Kotawaringin Timur masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembacokan yang menyerang seorang pemuda, ML, hingga mengalami luka parah di tangan. Peristiwa itu terjadi di Terowongan Nur Mentaya, dan polisi telah memeriksa empat saksi untuk mengungkap identitas pelaku. Kasat Reskrim Polres Kotawaringin Timur, AKP Iyudi Hartanto, memastikan bahwa upaya penangkapan terus dilakukan untuk membawa pelaku ke tangan hukum.
“Empat saksi sudah kita periksa dimintai keterangan, hingga kini pelaku masih kita kejar,” ungkap Iyudi, Selasa 18 Februari 2025 saat dikonfirmasi.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Tjilik Riwut, Kawasan Terowongan Nur Mentaya, depan pintu masuk Stadion 29 November Sampit. Minggu 9 Februari 2025.
Menurut pengakuan warga bernama Asep, sekitar pukul 02.30 WIB yang mana saat itu banyak pengendara sepeda motor yang sesang nongkrong usai menonton balap liar.
“Saat itu balap liar sudah bubar, namun masih banyak yang nongkrong ada yang sedang belanja minuman dingin dan pentol,” kata Asep saat ditemui.
Saat itu pelaku mengajak korban berkenalan, namun korban sempat bertanya kepada pelaku identitasnya tetapi pelaku langsung pergi begitu saja.
“Dia itu kabarnya mau ikut ngumpul, lalu ditanya siapa setelah itu langsung pergi, saat kembali itu dia langsung membacok korban dengan senjata tajam namun sempat ditangkis dengan tangan,” beber Asep.
Kata Asep bahwa saat itu korban bersimbah darah di atas sepeda motor, karena korban diserang saat duduk menggunakan senjata tajam oleh pelaku.
“Pelaku itu menutup wajahnya dengan semacam kaos, lalu setelah membacok dia sempat minta maaf ke orang-orang sekitar yang sedang berbelanja kepada pedagang setelah itu sudah kabur entah kemana,” paparnya.
Pelaku mengaku berasal dari Sumatra, dan mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna merah-hitam.
Hingga saat ini polisi terus mengejar pelaku dan telah memintai kesaksian sejumlah orang dari lokasi kejadian.
(Jimmy)












