SUKAMARA – Dandim 1014/Pbn Letkol Makin mengatakan bahwa kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa TMMD Reguler ke-123 di Kabupaten Sukamara tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan wawasan kebangsaan masyarakat melalui penyuluhan.
Letkol Makin menerangkan terdapat dua titik fokus kegiatan yaitu di Desa Pulau Nibung dan Desa Sungai Damar, Kecamatan Jelai. Program pembangunan fisik ada di dua desa tersebut.
“Fokus ada di Desa Pulau Nibung dan sekitarnya serta Desa Sungai Damar, kegiatan untuk fisik berupa pemeliharaan badan jalan sepanjangan 8,6 kilometer dan pembangunan atau rehab rumah tidak layak huni sebanyak dua unit,” kata Letkol Makin usai pembukaan TMMD Reguler ke-123 tahun 2025 Kodim 1014/Pbn pada Selasa 19 Februari 2025.
“Selain program itu ada program tambahan dari angkatan darat yang diberikan Kodim dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu pembangunan satu unit RTLH dan perbaikan tempat ibadah serta pembuatan lima unit sumur bor, selain itu ada pembuatan WC umum di Desa Sungai Damar,” terang Letkol Makin.
Letkol Makin menerangkan selain kegiatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum untuk kesejahteraan masyarakat, pada kegiatan TMMD Reguler ke-123 Kodim 1014/Pbn tahun 2025 ini juga ada kegiatan penyuluhan kesehatan serta program Keluarga Berencana (KB) serta pemberian wawasan kebangsaan, pemahaman radikalisme.
“Kegiatan nonfisik itu bekerjasama dengan dinas kesehatan untuk pelayanan kesehatan, lalu ada penanaman pohon yang bekerjasama dengan DLH Sukamara, dan juga bekerjasama dengan dinas dan instansi lain seperti Polri untuk pembuatan SIM keliling,” terang Letkol Makin.
Sebelumnya, Staf Ahli Bupati Sukamara Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Zul Khaidir mengatakan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektor yang bekerjasama dengan pemerintah daerah dengan tujuan memperbesar publikasi TMMD agar masyarakat lebih tahu, mengerti dan paham giat tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Selain itu, melalui momentum ini, terjalin fungsi koordinasi untuk bersinergi dalam program pembangunan fisik maupun nonfisik,” tukas Zul Khaidir. (enn)












