PALANGKA RAYA – Malam mencekam menyelimuti Jalan Trans Lintas Pahandut Seberang, Palangka Raya, saat sebuah kios sembako milik Fitria (32) dilalap si jago merah, Senin 3 Maret 2025 pukul 22.02 WIB.
Dalam hitungan menit, api melahap seluruh isi kios, menyisakan puing-puing dan kerugian yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Yang lebih mengkhawatirkan, kios ini juga menjual bahan bakar minyak (BBM) eceran, mempercepat kobaran api hingga sulit dikendalikan.
“Kios ini menjual kebutuhan pokok serta BBM eceran, sehingga api dengan cepat membesar dan meludeskan seluruh barang di dalamnya. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” ungkap Sucipto.
Kebakaran ini membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra untuk menjinakkan api.
Bangunan kios yang berbahan kayu menjadi salah satu faktor penyebab cepatnya penyebaran api.
Meski demikian, petugas berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain yang berjarak sekitar empat meter dari lokasi kejadian.
Pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam dengan melibatkan DPKP Kota Palangka Raya, BPBD, TNI, Polri, serta sejumlah relawan pemadam kebakaran.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas langsung melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Saat ini, pemilik kios masih dalam kondisi syok akibat kehilangan tempat usaha dan barang dagangannya.
Pihak keluarga masih berusaha menenangkan korban yang belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait insiden ini.
(Sya'ban)












