Relawan MPA Jadi Garda Terdepan Hadapi Karhutla di Kalteng

IST/BERITASAMPIT - BPBD Provinsi Kalteng ketika mengadakan pelatihan untuk Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu, 7 Mei 2025.

– Di balik upaya besar Pemerintah Provinsi (Pemprov) (Kalteng) menekan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ada peran penting relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berjibaku langsung di lapangan.

Hampir tiga bulan sejak posko krisis karhutla diaktifkan pada 11 Juni 2025, para relawan bersama tim gabungan menjadi kekuatan utama menjaga daerah dari ancaman kabut asap.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalteng, Ahmad Toyib, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh personel, termasuk relawan MPA.

Ia menyebut keberadaan mereka sangat vital karena seringkali menjadi pihak pertama yang mendeteksi dan memadamkan titik api di wilayah rawan.

“Relawan MPA selalu ada di garis depan. Mereka inisiatif melakukan pencegahan, bahkan sebelum tim bantuan datang. Peran ini luar biasa penting,” ujar Toyib di , Selasa, 9 September 2025.

Menurut Toyib, kerja keras para relawan bersama pos lapangan (poslap) yang tersebar di 14 kabupaten/kota terbukti efektif menekan potensi kabut asap.

Kesiapsiagaan dan kecepatan respons mereka membuat api bisa dipadamkan sebelum meluas.

“Berkat dedikasi tim lapangan, termasuk MPA, hingga kini berhasil menghindari bencana kabut asap seperti tahun-tahun sebelumnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, peran relawan MPA juga sejalan dengan misi Gubernur Kalteng dalam mewujudkan “Kalteng Bebas Kabut Asap 2025.”

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan relawan disebut sebagai kunci utama dalam mencapai target tersebut.

Selain patroli rutin, upaya pencegahan juga diperkuat dengan teknologi modifikasi cuaca. Namun, Toyib menegaskan, teknologi saja tidak cukup tanpa dukungan kerja keras di lapangan.

“Teknologi membantu, tapi yang terpenting tetap orang-orang di lapangan. Relawan dan petugas inilah garda terdepan kita,” tandasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Polisi Gagalkan Penyelundupan 35,1 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi Masuk ke Kalteng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!