PKK Kalteng Fokus Lakukan Pencegahan Stunting-Peningkatan Masyarakat melalui Posyandu

IST/BERITASAMPIT - Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, foto bersama dengan Ketua TP PKK dan TP Posyandu Kabupaten/Kota se-.

– Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi , Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran mengatakan, salah satu permasalahan yang harus terus di waspadai adalah stunting. Angka stunting di mengalami penurunan dari tahun ke tahun, di mana menurut Survei Indonesia (SKI) tahun 2023 berada di angka 23,5%.

“Penurunan angka stunting di ini tentunya berkat kerja sama dan kontribusi dari berbagai pihak yang terkait, termasuk PKK dan Posyandu. Saya pun berpesan kepada ibu-ibu Ketua, agar lebih bersemangat memperkuat peran PKK dan Posyandu di daerahnya,” ucapnya, Kamis 6 Maret 2025.

Kepada kader-kader untuk selalu mengajak masyarakat memanfaatkan keberadaan Posyandu, bukan hanya untuk pelayanan ibu dan anak saja, tetapi seluruh kelompok umur. Jangan bosan juga mengingatkan, agar balita mendapatkan imunisasi dasar lengkap.

“Saat ini juga gencar dilaksanakan program dari Bapak Presiden, Cek Gratis di Puskesmas bagi warga yang berulang tahun. masyarakat agar memanfaatkan program ini untuk deteksi dini,” tambahnya.

Program kerja PKK dan Posyandu semestinya dilaksanakan dengan prinsip kemitraan, keswadayaan, dan kegotongroyongan, sehingga diperlukan peran serta lintas sektor terkait, agar  pelaksanaan program kerja PKK dan Posyandu kedepan dapat berjalan optimal.

“Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini, saya juga mengharapkan perhatian dari Bapak Bupati dan Wali Kota selaku Ketua Pembina, untuk dapat memberikan dukungan dan fasilitas terhadap program-program PKK dan Posyandu, serta Penguatan Pembinaan Posyandu secara berjenjang pada setiap level , Peningkatan tugas dan fungsi Posyandu yang partisipatif dan inovatif,”lanjutnya.

Selain itu, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, pengurus Posyandu dapat diberikan insentif sesuai ketentuan perundang-undangan.

baca juga ...  Disperindag Kalteng dan BPOM Pastikan Jajanan Car Free Night Aman Dikonsumsi

“Besar harapan saya, untuk insentif Kader Posyandu dapat diberikan perhatian khusus dan besarannya disamakan di setiap /Kelurahan, dengan minimal insentif yang layak dan tidak terlalu kecil, untuk meningkatkan kinerja dan semangat kader,” tuturnya.

Insentif itu juga sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka yang telah menyelenggarakan kegiatan Posyandu, dan memberikan pelayanan terpadu terhadap masyarakat secara sukarela.

“Semakin baik lagi, apabila Pengurus dan Kader Posyandu dapat memperoleh peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik secara umum dan spesifik sesuai dengan program/kegiatan pelayanan minimal yang berasal dari Pemerintah, Pemerintah Daerah, Pemerintah , dan sumber lain, sesuai peraturan yang berlaku,” ungkapnya. (yud)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!