SAMPIT – Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Mariani, menyampaikan keprihatinannya atas kecelakaan beruntun yang terjadi di wilayah Kota Besi dan sekitarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara, terutama saat ingin mendahului kendaraan lain.
“Pastikan kondisi aman saat menyalip, jangan sampai lengah di jalan,” ujarnya.
Mariani juga mendorong instansi terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotim untuk menggelar razia terhadap truk-truk besar yang tidak layak jalan.
Dorongan itu disampaikan menyusul insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan truk tronton di kawasan Jembatan Bajarum, Kota Besi. Salah satu truk bahkan menabrak rumah dan warung warga karena diduga mengalami rem blong saat menuruni jembatan.
“Kami minta Dishub dan Satlantas tegas melakukan razia kendaraan besar, apalagi yang mengangkut muatan berat. Cek kondisi kendaraan sebelum melintas, terutama sistem pengeremannya,” tegas Mariani, Selasa 15 April 2025.
Ia menekankan bahwa keselamatan pengguna jalan lain sangat terancam jika kendaraan tidak layak jalan tetap dibiarkan beroperasi.
Ia juga meminta pihak terkait segera mencari solusi dan langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sebelumnya, sebuah kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Kota Besi, tepatnya di dekat Jembatan Mentaya (Bajarum), pada Senin 14 April 2025 sekitar pukul 12.00 WIB.
Insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni truk kontainer, minibus, dan dump truck. Tak hanya merusak kendaraan, kecelakaan ini juga menghantam sebuah warung di tepi jalan.
Ketua RT 12, Saepudin, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi karena sebuah minibus mencoba menyalip truk di depannya dari arah Sampit saat melintas di turunan jembatan. (nardi)












