PALANGKA RAYA – Kebakaran hebat melanda sebuah barak delapan pintu yang berada di Jalan Bukit Gloria, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, pada Rabu, 16 April 2025, sekitar pukul 08.10 WIB.
Koordinator Call Center 112 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Sucipto, mengatakan bahwa laporan kebakaran diterima saat pihaknya sedang mengikuti apel pagi.
“Kami tadi saat apel pagi masih dalam pengarahan Kepala Dinas di jam 8.14 WIB, ada telepon call center ke saya ada kebakaran di Bukit Gloria ini dan saya lihat yang dikirim dengan melampirkan video itu sangat besar (apinya),” kata Sucipto.
Begitu apel selesai, tim langsung menuju lokasi dan tiba sekitar 10 menit kemudian. Namun, sesampainya di tempat kejadian, api sudah melahap sebagian besar bangunan barak.
“Barak ini sudah rata dengan api di bagian atas saat kami tiba. Kami langsung lakukan pemadaman bersama tim dari BPK Swakarsa, BNPB, dan BPD. Beruntung, sumber air cukup dan akses jalan lancar, sehingga api tidak merembet ke barak lama di sebelahnya,” ujarnya.
Sucipto menambahkan, untuk penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. “Untuk penyebab kita serahkan kepada pihak kepolisian,” katanya.
Ia juga tidak bisa memastikan barak nomor nerapa yang terlebih dahulu terbakar. Dugaan sementara penyebab kebakaran ini adalah arus pendek listrik.
Sementara itu, warga setempat bernama Fifin mengungkapkan bahwa ia pertama kali melihat asap dari kamar kos nomor dua dari ujung.
“Tadi ada asap keluar dari kamar nomor dua. Orang sebelah melihat dan langsung teriak ada asap. Pas kami masuk, api sudah membesar, jadi kami hanya bisa menyiram seadanya,” tutur Fifin.
Ia menduga asap keluar dari sekitar saklar listrik di kamar tersebut. Beberapa barang sempat diselamatkan, namun sebagian besar lainnya hangus terbakar.
“Ada barang yang sempat diselamatkan? Cuma motor sama laptop yang lain ga ada yang diselamatkan,” tambahnya.
Tidak ada laporan korban luka dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar. Api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 15 menit, dan proses pendinginan berlangsung hingga satu jam kemudian.
(Syauqi)












