Peta Kekuatan Calon Ketua PWI Kotim Mulai Terbentuk, Persaingan Kian Sengit!

SAMPIT – Suhu di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten (Kotim) mulai memanas jelang pemilihan ketua baru. Lima nama resmi masuk gelanggang pertarungan, masing-masing membawa kekuatan dan strategi untuk merebut kursi pimpinan.

Lima calon yang siap bertarung adalah: Siti Fauziah, Dody Rafliansyah, Rusliadi, Pujo Darmanto, dan Pathurrachman. Persaingan dipastikan ketat, mengingat hanya 49 anggota PWI Kotim yang memiliki hak suara, dan peta dukungan mulai terbentuk.

Siti Fauziah, petahana yang juga menjabat sebagai Direktur Radar Sampit, disebut-sebut mengantongi kekuatan suara solid. Ia memiliki dukungan dari 9 anggota di bawah naungannya, ditambah satu suara miliknya sendiri, menjadikannya salah satu kandidat yang paling diperhitungkan.

Dalam kepengurusannya saat ini juga terdapat Nako, Pemred Berita Sampit yang memegang 6 suara, kemudian ada Desi, Arifin, Normansyah, Sumiati. Jika semua solid mendukung, Fauziah bisa melenggang dengan minimal 20 suara.

Sementara itu, Dody Rafliansyah yang menjabat sebagai Direktur Mata Kalteng membawa tiga anggota. Dengan dirinya, total menjadi empat suara. Ia mengusung semangat “PWI adalah Kita” sebagai tagline perjuangannya. “Saya ingin PWI menjadi rumah bersama, bukan hanya organisasi seremonial,” ujarnya.

Rusliadi, Kepala Biro Kalteng Pos di Sampit, juga siap bertarung. Ia disebut mengantongi 2 suara termasuk dirinya. Dalam keterangannya, Rusliadi menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam tubuh PWI. “PWI harus jadi barometer jurnalistik sehat di Kotim,” tegasnya.

Pujo Darmanto, Direktur MentayaNet, memiliki basis dua suara termasuk dirinya. Ia mengangkat motto “Wartawan Bersatu, Wartawan Sejahtera” untuk kemajuan bersama. “Saya ingin semua wartawan merasa dihargai dan mendapat ruang berkembang yang layak,” ucap Pujo.

Sementara Pathurrachman, satu-satunya calon yang belum diketahui kekuatan massanya, saat ini hanya bisa dipastikan memiliki satu suara dari dirinya sendiri.

baca juga ...  Seruyan Legend Taklukkan Samuda Legend 1-0 di Laga Pembuka Piala Kemerdekaan 2025

Pathur mendaftar pada Jumat, 11 April 2025. la mengungkapkan bahwa keputusannya untuk maju bukan semata kehendak pribadi, melainkan didorong oleh aspirasi dan dukungan dari sejumlah rekan seprofesi.

“Saya merasa terpanggil untuk membenahi dan mengakomodir keinginan bersama agar PWI Kotim lebih baik,” tegas Pathur saat menyerahkan berkas pendaftaran.

Masih ada 30 suara tersisa yang jadi rebutan. Termasuk di antaranya 6 suara dari Grup Berita Sampit yang dinilai cukup strategis dalam menentukan pemenang.

Peta kekuatan ini masih bisa berubah menjelang hari pemilihan. Lobi-lobi internal dan arah dukungan para pemegang suara akan menjadi penentu akhir siapa yang akan memimpin PWI Kotim ke depan.

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!