SAMPIT – Ditpolairud Polda Kalteng gencar melakukan patroli dan penyuluhan di wilayah perairan. Itulah yang dilakukan oleh personel Ditpolairud dengan menggunakan Kapal Patroli XVIII – 2006, mereka menyasar Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya, khususnya di area Pelabuhan Bagendang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu 5 November 2025.
Fokus utama kegiatan kali ini adalah sosialisasi mendalam mengenai bahaya narkoba kepada para awak kapal.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran awak kapal tentang dampak buruk serta efek mematikan dari penyalahgunaan narkotika.
Personel Kapal Patroli XVIII-2006 menjelaskan bahwa penggunaan zat narkotika hanya dibolehkan untuk kepentingan medis di bawah pengawasan dokter atau untuk keperluan penelitian. Di luar ketentuan tersebut, narkoba tidak memberikan dampak positif.”
“Penyalahgunaan narkoba akan mengganggu kualitas hidup dan yang paling fatal adalah menyebabkan kematian. Oleh karena itu, jangan coba-coba menggunakan barang berbahaya tersebut karena risikonya sangat tinggi bagi kesehatan dan masa depan,” tegas komandan Kapal Patroli Aipda Choirul Mahfud.
Direktur Polairud Polda Kalteng, Kombes Pol Dony Eka Putra, menyatakan bahwa kegiatan patroli dan penyuluhan merupakan agenda rutin Ditpolairud.
“Kegiatan ini bertujuan menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di perairan agar tetap dalam keadaan kondusif,” ujarnya.
Selain sosialisasi narkoba, menurutnya personel Ditpolairud juga memberikan himbauan penting terkait keselamatan pelayaran.
Ia menekankan agar awak kapal memastikan kesiapan dan ketersediaan alat keselamatan berlayar, seperti life jacket atau pelampung, yang harus diletakkan di lokasi strategis seperti bridge (anjungan) dan engine control room, serta memastikan tidak ada alat yang rusak.(im/bs)












