PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi menunjuk Leonard S. Ampung sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, menggantikan Katma F. Dirun.
Penunjukan ini berlaku sejak 21 April 2025, seiring dengan kembalinya Katma ke jabatan semula di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalteng.
Leonard, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperrinda), menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan.
Dalam sambutannya di Palangka Raya, Selasa, 22 April 2025, ia menegaskan komitmennya untuk bekerja maksimal mendukung kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo.
“Kami akan berupaya maksimal dengan segala kemampuan dan talenta yang kami miliki untuk mendukung Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menyelenggarakan pemerintahan di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Leonard.
Ia menegaskan, tugas sebagai Plt Sekda bukan hanya soal administrasi birokrasi, tetapi juga tanggung jawab moral untuk memastikan program prioritas berjalan sesuai jalur.
“Kami berkomitmen menjalankan program-program prioritas yang telah dicanangkan demi kemajuan daerah ini,” katanya.
Penunjukan Leonard dinilai sebagai langkah strategis di tengah dorongan percepatan pembangunan dari desa yang menjadi fokus Gubernur Agustiar.
Dengan latar belakang perencanaan pembangunan dan inovasi daerah, Leonard diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dan menjaga kesinambungan kebijakan strategis pemerintah provinsi.
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Leonard dikenal aktif mendorong integrasi data pembangunan serta inovasi daerah berbasis riset dan partisipasi masyarakat.
Kini, sebagai Plt Sekda, tantangan yang dihadapinya kian kompleks, mulai dari reformasi birokrasi, penguatan tata kelola, hingga menjaga stabilitas pemerintahan jelang pelaksanaan agenda strategis menuju Indonesia Emas 2045.
Penunjukan ini juga menjadi bagian dari penyegaran di lingkup pejabat tinggi pratama yang dilakukan secara bertahap oleh Gubernur dan Wakil Gubernur, seiring konsolidasi pemerintahan pasca transisi kepemimpinan di tingkat nasional dan daerah.
(Sya'ban)












