KUALA PEMBUANG – Suasana hangat menyelimuti Aula Rumah Jabatan Bupati Seruyan pada Jumat 25 April 2025, saat Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menggelar acara ramah tamah bersama Unsur Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Acara ini menjadi momen berharga dalam mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi baru untuk kemajuan daerah.
Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, M. Izzul Muslimin, bersama Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah, Prof. Dr. H. Ahmad Syar'i, serta para pengurus Muhammadiyah se-Kalimantan Tengah, hadir dalam rangkaian Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, M. Izzul Muslimin mengungkapkan harapan besar terhadap perkembangan Muhammadiyah di Kalimantan Tengah. Ia memaparkan rencana ambisius, mulai dari pembentukan kepengurusan di Kabupaten Gunung Mas hingga pendirian Universitas Kedokteran Muhammadiyah.
“Kami ingin Muhammadiyah terus berkontribusi nyata untuk masyarakat Kalteng,” ujarnya penuh semangat.
Bupati Ahmad Selanorwanda pun menyambut hangat ajakan tersebut. Dalam pidatonya, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah.
“Kami sangat mendukung penuh setiap inisiatif yang membawa kemajuan, terlebih untuk pengembangan potensi luar biasa yang dimiliki Seruyan,” ucapnya.
Ia juga menyoroti kekayaan alam Kabupaten Seruyan yang belum sepenuhnya tergarap, serta komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur untuk membuka peluang lebih besar bagi masyarakat.
Tidak hanya itu, Bupati Ahmad turut mengajak Muhammadiyah untuk bersama-sama membangun daerah.
“Tantangan ke depan membutuhkan kerja sama erat dari semua elemen. Mari kita bergerak bersama,” tegasnya.
Acara ramah tamah ini ditutup dengan diskusi santai, di mana para peserta bebas menyampaikan ide dan harapan mereka. Momen ini semakin mengukuhkan tekad bersama: mempererat kolaborasi demi kemajuan Seruyan dan Kalimantan Tengah.
Ramah tamah ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal membangun jembatan kuat antara Muhammadiyah dan pemerintah daerah, demi masa depan yang lebih gemilang.
(ASY)












