SUKAMARA – Wakil Bupati Sukamara, Nur Effendi mengharapkan Kabupaten Sukamara menjadi salah satu penyelanggaraan Sekolah Rakyat (SR).
Dengan adanya sekolah rakyat, akan sangat membantu, mengingat masih banyak masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah Kabupaten Sukamara.
“Untuk golongan pertama tahun 2025 di Kalimantan Tengah sudah ada empat kabupaten yang akan diproses awal dan telah di survey untuk sekolah rakyat yakni Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Gunung Mas, semoga untuk tahun berikutnya adalah Kabupaten Sukamara,” kata Nur Effendi, Senin 5 Mei 2025.
Nur Effendi menerangkan bahwa Sekolah rakyat rencananya berkapasitas minimal sebanyak seribu siswa dan dirancang dengan konsep modern. Para siswa nantinya bukan hanya bersekolah tetapi juga tinggal atau diasramakan dengan fasilitas yang sangat mumpuni.
“Tentunya SR ini sangat membantu sekali. Terutama, sasarannya juga untuk masyarakat miskin dan rentan miskin dan ini sangat luar biasa,” ucap Nur Effendi.
“Program sekolah rakyat ini gratis, tentunya sangat membantu sekali bagi masyarakat yang kurang mampu di wilayah kita dan menginginkan anaknya dapat melanjutkan pendidikan. Apalagi jenjang pendidikan pada sekolah rakyat ini terdiri dari tingkat SD, SMP, dan SMA,” jelasnya.
Dia menerangkan bahwa status kepemilikan lahan untuk program sekolah rakyat tersebut sudah memiliki surat-surat jelas. Karena itu, dirinya berharap tahun depan wilayah Sukamara bisa menjadi bagian yang disetujui untuk program tersebut.
“Untuk lahannya sudah dipersiapkan dan statusnya sudah Clear and Clean. Mudah-mudahan kedepan dapat disetujui, sehingga wilayah kita dapat ambil bagian dalam membantu masyarakat kurang mampu khususnya anak-anak kita yang putus sekolah atau yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena terkendala biaya,” tukasnya. (enn)












