Rangkap Jabatan Disorot, Johny Tangkere Dinilai Gagal Tangani Proyek Pasar Mangkrak di Kotim

NARDI/BERITASAMPIT - Plt Kepala Dinas KUKMPP Kotim Johny Tangkere.

SAMPIT – Penunjukan Johny Tangkere sebagai Penjabat (Pj) Kepala Dinas KUKMPP Timur (Kotim) menuai kritik tajam. Di tengah tanggung jawab barunya, Johny masih merangkap jabatan sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, memunculkan pertanyaan soal efektivitas dan fokus kepemimpinannya.

Kondisi ini kian diperparah dengan terbengkalainya sejumlah proyek pasar rakyat di Kotim, yang justru menjadi tanggung jawab dinas yang kini dipimpinnya. Salah satu yang paling disorot adalah bangunan pasar Mangkikit di Kecamatan Mentaya Baru Ketapang yang hingga kini belum difungsikan.

Sorotan publik pun menguat, mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menyelesaikan proyek-proyek strategis, sementara pejabat yang ditunjuk justru disibukkan dengan tugas ganda.

Proyek tersebut hingga kini belum dimanfaatkan, padahal anggaran yang digelontorkan mencapai miliaran rupiah.

Tak hanya di Mangkikit, kondisi serupa juga terjadi di proyek pembangunan pasar-pasar lainnya seperti di Kecamatan Kotabesi, Mentaya Hulu, Telawang, Mentaya Hilir Utara, hingga di kawasan dalam Kota Sampit.

Sejumlah bangunan pasar yang terbengkalai itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Selain merugikan dari sisi ekonomi, mangkraknya bangunan juga menimbulkan kesan pemborosan anggaran.

“Jangan hanya janji, kami ingin pemerintah segera menyelesaikan proyek-proyek pasar ini. Sayang anggarannya besar tapi terbengkalai,” ungkap salah seorang warga Sampit, Muhammad Ali. Kamis, 8 Mei 2025

Kondisi ini menuntut keseriusan dari Dinas KUKMPP Kotim di bawah kepemimpinan Johny Tangkere, untuk segera mencari solusi.

Publik berharap, jabatan ganda yang diemban Johny tidak menjadi alasan atas lambatnya penyelesaian berbagai persoalan penting, terutama proyek-proyek strategis yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

(Nardi)

baca juga ...  Kades Ini Aktif Bina Pelaku UMKM Desa
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!