SAMPIT – Dinamika pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menghangat. Sejumlah nama disebut-sebut siap bertarung dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang akan segera digelar.
Beberapa nama yang mencuat antara lain SP Lumban Gaol, Gahara, Sarwo Oboi, Novi, dan Alexius Esliter.
Ketua Caretaker KONI Kotim, Heriansyah, mengungkapkan selain nama-nama itu, dua nama lain yang berpotensi ikut meramaikan bursa pencalonan, yaitu Eka Sazli dan Sujiono.
“Eka Sazli dan Sujiono, kita masih menunggu hingga pukul 16.00 WIB hari ini, di sekretariat pendaftaran di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kotim,” ujar Heriansyah pada Selasa 1 Juli 2025 yang merupakan hari terakhir pendaftaran.
Musorkablub ini akan memperebutkan total 26 suara yang terdiri dari 24 cabang olahraga (cabor), ditambah perwakilan dari wartawan olahraga serta BAPOPSI. Tahapan Musorkablub telah dimulai sejak 29 Juni 2025 melalui pengambilan formulir pendaftaran.
Heriansyah memastikan bahwa seluruh tahapan Musorkablub berjalan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI. Proses penjaringan dan pendaftaran calon ketua juga diawasi oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) agar berjalan transparan.
“Kami sudah sosialisasikan dari awal agar tidak ada miskomunikasi. Semua proses seperti pembentukan panitia, pengambilan dan pengembalian berkas, hingga pelaksanaan musyawarah mengikuti regulasi yang berlaku,” jelasnya.
Pengembalian berkas ditetapkan pada 7 Juli, yang sekaligus menjadi awal verifikasi dokumen oleh TPP. Berdasarkan aturan, setiap calon harus mengantongi dukungan minimal 30 persen dari jumlah cabor aktif.
“Jumlah maksimal calon yang bisa lolos administratif hanya tiga orang, karena itu tergantung dukungan dari cabor yang sah. Cabor yang belum memperpanjang SK tetap kami undang, tapi hanya sebagai peninjau tanpa hak suara,” ujarnya.
Heriansyah juga mengajak seluruh insan olahraga di Kotim untuk menjaga transparansi dan menjunjung sportivitas dalam proses pemilihan ini.
“Siapa pun boleh mendaftar asalkan memenuhi syarat. Yang penting prosesnya sah dan fair, karena tujuan kita bersama adalah kemajuan prestasi olahraga Kotim,” pungkasnya.
(Nardi)












