KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai bersiap untuk terlibat aktif dalam perencanaan pembangunan kawasan perkotaan berkelanjutan melalui program National Urban Development Project (NUDP), sebuah inisiatif nasional yang digagas Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan World Bank.
Dalam sosialisasi yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat 11 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Kapuas diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Raison. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Jalan Pemuda Km 5,5, dan diikuti oleh sejumlah perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.
NUDP sendiri merupakan program pembangunan berbasis kota yang telah dimulai sejak tahun 2023. Pada tahap awal, program ini melibatkan 23 pemerintah daerah, termasuk lima kabupaten. Namun melalui arahan Menteri Dalam Negeri, cakupan program kini diperluas untuk melibatkan seluruh kabupaten di Indonesia.
Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dan daerah dalam merancang kota masa depan yang inklusif, tangguh terhadap perubahan iklim, serta berkelanjutan secara sosial dan ekonomi.
“NUDP bukan hanya tentang membangun fisik, tapi membangun perencanaan yang menyatu antara pusat dan daerah agar pembangunan kota tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar Restuardy.
Raison, yang hadir mewakili Pemkab Kapuas, menyambut baik peluang daerahnya untuk terlibat dalam perluasan program nasional ini. Ia menilai, Kapuas memiliki potensi strategis untuk mengembangkan kawasan perkotaan yang terintegrasi dengan visi pembangunan hijau dan inklusif.
“Kami siap berkolaborasi dan berbenah agar Kapuas tidak tertinggal dalam peta pembangunan nasional. Program ini membuka ruang untuk peningkatan kapasitas perencanaan daerah,” ucap Raison usai mengikuti sosialisasi.
Partisipasi Kapuas dalam program NUDP juga diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan tata kelola perkotaan, terutama dalam menghadapi tantangan pertumbuhan penduduk, keterbatasan infrastruktur, serta kebutuhan terhadap lingkungan hidup yang lestari.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen menjadikan pembangunan wilayah perkotaan sebagai prioritas strategis, seiring dengan upaya mendorong pemerataan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di seluruh pelosok daerah. (ds)












