SAMPIT – Tumpukan sampah liar ditemukan di kawasan Jalan Bumi Raya I, Kelurahan Baamang Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu 13 Juli 2025. Kondisi ini memicu keluhan warga, terutama mereka yang melintas di kawasan tersebut karena aroma busuk yang menyengat.
Pantauan di lapangan, tumpukan sampah rumah tangga dibiarkan begitu saja di tepi jalan. Diduga kuat, area ini dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan liar oleh oknum warga karena masih sepi dari rumah-rumah, semak belukar, minimnya pengawasan serta tidak adanya fasilitas depo sampah di sekitar lokasi.
“Kalau lewat sini pagi atau sore, baunya sudah tercium dari jauh. Harusnya bisa dibuang ke tempat resmi, bukan di pinggir jalan seperti ini,” keluh Yana, salah satu warga yang melintas di kawasan tersebut.
Menurut Yana, lokasi depo sampah terdekat berada cukup jauh, yaitu di dekat SMP Negeri 3 Sampit. Sementara itu, opsi menggunakan jasa angkut sampah memerlukan biaya tambahan yang belum semua warga bersedia keluarkan.
Yana berharap, seiring semakin berkembangnya perumahan di sekitar Jalan Bumi Raya I, pemerintah bisa segera menyediakan solusi konkrit. Karena merupakan arah pembangunan kawasan permukiman di Kota Sampit.
“Ini sudah menjadi arah pemukiman baru. Idealnya, fasilitas pengelolaan sampah juga harus disiapkan, jangan sampai menunggu lingkungan tercemar dulu,” ujarnya. (nardi)












