KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menyalurkan bantuan alat pertanian berupa 24 unit traktor kepada para petani yang tergabung dalam Brigade Pangan di Kecamatan Katingan Kuala.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada para petani dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja di sektor pertanian. Bantuan traktor ini berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan difokuskan kepada kelompok-kelompok tani yang tergabung dalam brigade pangan.
Bupati Katingan Saiful menyampaikan, bahwa penyaluran alat bantu pertanian ini diharapkan bisa meringankan aktivitas pertanian para petani di lapangan.
“Kami berharap dengan adanya bantuan traktor ini, kegiatan pertanian bisa lebih mudah dan hasil yang didapat lebih maksimal,” ungkap Bupati Saiful, Jumat 18 Juli 2025 malam. Kepada beberapa wartawan usai membuka kegiatan Festival Budaya Penyang Hinje Simpel.
Menurutnya, kehadiran alat pertanian modern akan mendorong pertanian di wilayah selatan Katingan menjadi lebih maju. Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan secara kolektif oleh para petani agar penggunaan traktor bisa merata dan efisien.
“Kalau perlu dibuat sistem manajemen di tengah masyarakat, sehingga ada jadwal pemakaian yang adil. Ini bisa menjadi cara untuk mempererat kebersamaan antar petani,” tambahnya.
Dari data yang disampaikan, terdapat 24 kelompok Brigade Pangan yang menerima bantuan traktor, baik secara simbolis maupun langsung. Di antaranya adalah Brigade Pangan Tani Mandiri, Pojok Jaya, Arjuna Jaya, Alam Niaga, hingga Wibowo.
Bantuan ini disambut antusias oleh para petani di Katingan Kuala. Mereka menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih kepada Pemkab Katingan serta Kementerian Pertanian atas perhatian yang diberikan terhadap kebutuhan alat pertanian.
“Kami merasa sangat terbantu, apalagi di daerah kami tantangan mengolah lahan cukup besar. Kehadiran traktor sangat mendukung percepatan kerja dan mempermudah pengolahan sawah,” ucap salah satu perwakilan petani.
(Bitro)












