Wagub Kalteng: Masyarakat Harus Jadi Sarana Lestarikan Budaya Lokal

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Wakil Gubernur (Kalteng), H. Edy Pratowo.

– Wakil Gubernur (Kalteng), H. Edy Pratowo, menyampaikan bahwa masyarakat tidak hanya penting sebagai sarana hidup sehat, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam melestarikan budaya lokal dan memperkuat identitas daerah.

Hal ini disampaikan Wagub dalam acara pelepasan Kontingen Komite Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalteng yang akan mengikuti Festival Masyarakat (FORNAS) VIII di Nusa Tenggara Barat, bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 21 Juli 2025.

“Kita memiliki banyak cabang tradisional yang sarat nilai budaya. Ini warisan yang harus dijaga, dibudayakan kembali, dan diperkenalkan kepada generasi muda serta masyarakat luas,” ujar Edy.

Wagub menekankan bahwa masyarakat, khususnya yang berasal dari tradisi lokal, adalah bagian dari kekayaan budaya .

Ia mencontohkan permainan tradisional dan khas daerah yang dapat dijadikan sebagai daya tarik wisata dan penguatan identitas daerah.

“Di tengah arus modernisasi, tradisional jangan tenggelam. Justru harus kita angkat ke panggung , seperti melalui ajang FORNAS ini,” katanya.

Ia menyebut bahwa keikutsertaan kontingen KORMI dalam festival ini menjadi ajang yang sangat tepat untuk memperkenalkan keunikan budaya Kalteng kepada daerah lain di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wagub juga menyoroti pentingnya pelibatan generasi muda dalam pelestarian berbasis kearifan lokal.

Ia mendorong KORMI serta Induk Organisasi (Inorga) untuk menggelar kegiatan secara rutin di sekolah-sekolah, , dan ruang publik lainnya.

“Kalau kita ingin budaya bertahan, anak-anak harus tumbuh akrab dengan tradisional. Jangan hanya mengenal digital atau yang viral,” tegasnya.

Lebih jauh, Edy berharap KORMI Kalteng dapat menjadi motor penggerak terciptanya budaya hidup sehat, guyub, dan produktif di masyarakat.

baca juga ...  Pemko Palangka Raya Buka Lowongan ASN, Sebanyak 120 Formasi Disiapkan

Ia menyebut masyarakat sebagai pilar non-formal dalam pembangunan karakter bangsa.

masyarakat mendekatkan kita satu sama lain. Ada nilai gotong royong, sportivitas, kebersamaan, dan cinta tanah air yang tumbuh darinya,” ujarnya.

Edy juga mengapresiasi semangat para pegiat masyarakat yang akan berlaga dalam FORNAS VIII.

Ia berharap kontingen Kalteng dapat membawa semangat persatuan, mempromosikan budaya daerah, serta menjaga nama baik provinsi selama mengikuti ajang tersebut.

“Jaga kekompakan, bawa semangat Manggatang Utus, dan jadilah duta budaya Kalteng yang membanggakan,” pesan Wagub kepada para peserta.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!