KUALA PEMBUANG – Suasana duka menyelimuti warga Dukuh Manggana, Desa Bahaur, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Minggu 27 Juli 2025. Seorang balita bernama Ahmad Mahendra (2,5 tahun) ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di Sungai Seruyan sehari sebelumnya.
Peristiwa tragis ini bermula pada Sabtu (26/7) sekitar pukul 10.15 WIB. Saat itu, korban yang masih berusia dua tahun enam bulan, diketahui bermain di sekitar lanting (dermaga kayu) di tepi sungai. Saksi bernama Muhammad Nazar tiba-tiba berteriak panik memberi tahu Delly, kerabat korban, bahwa Ahmad terjatuh ke sungai.
Delly yang mendengar kabar tersebut langsung bergegas turun ke sungai untuk mencari korban. Namun, upaya tersebut sia-sia. Ia kemudian berteriak histeris meminta pertolongan warga. Sejumlah warga bersama saksi lainnya, Mardian, ikut melakukan pencarian menggunakan peralatan seadanya.
Tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Seruyan, Polsek Hanau, BPBD, dan masyarakat setempat melanjutkan pencarian hingga Minggu pagi. Setelah hampir 24 jam pencarian, sekitar pukul 13.20 WIB, jasad Ahmad akhirnya ditemukan di sekitar lanting warga tak jauh dari lokasi awal ia dilaporkan hilang.
Kapolres Seruyan melalui Kasat Polairud AKP Sriyono, membenarkan peristiwa tersebut. “Korban sudah kami evakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini,” ujarnya.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ekstra terhadap anak-anak yang bermain di area sungai. Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar lebih waspada dan memastikan lingkungan sekitar aman bagi anak-anak.
(ASY)












