SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar Ekspose Survei Investigasi Desain (SID) Catak sawah seribu hektar yang dipimpin Staf Ahli Bupati Sukamara Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Arif Rahman Hakim di aula Kantor Bappeda Sukamara, Selasa 29 Juli 2025.
Arif Rahman Hakim mengatakan bahwa program cetak sawah 1000 hektare ini merupakan program pemerintah pusat untuk mewujudkan ketahanan pangan dan saat ini masih dalam tahap pembahasan SID (Survei Investigasi Desain) dan DID (Dokumen Investigasi Desain).
“Untuk Kabupaten Sukamara ada di empat titik yaitu di Desa Natai Sedawak, Desa Sungai Pasir, Desa Sungai Baru dan Desa Pulau Nibung,” ucap Arif Rahman Hakim usai memimpin rapat.
Arif Rahman Hakim menjelaskan bahwa pada SID kali ini masih membahas tentang detail lokasi untuk cetak sawah dan rencana infrastruktur kedepannya yang akan dibangun di titik-titik tersebut.
“Harapan kita, rencana ini akan berjalan dengan baik dan menghasilkan perencanaan yang betul-betul bisa kita gunakan untuk keberlanjutan pembangunan cetak sawah ini,” kata Arif Rahman Hakim.
Arif Rahman Hakim menegaskan bahwa untuk status lahan cetak sawah di empat desa tersebut telah clear and clean sehingga Pemkab Sukamara bisa mengusulkan program cetak sawah tersebut.
“Kalau tidak clear and clean kita gak berani, dan untuk pekerjanya bisa dikerjakan oleh masyarakat setempat, karena ini program pemerintah pusat, semunya bantuan mulai dari cetaknya, bibit9dan segala macam,” tukas Arif Rahman Hakim. (enn)












