LAMANDAU – Suasana haru mewarnai peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Lamandau. Minggu, 17 Agustus 2025.
Di tengah khidmatnya upacara, ada kisah istimewa dari Muhammad Fadliansyah, seorang remaja berusia 16 tahun yang menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra).
Hari itu bukan hanya menjadi momen bersejarah bagi bangsa, tapi juga menjadi hari ulang tahun yang biasa disapa Fadli yang ke-16.
Anak semata wayang dari Miya, warga Nanga Bulik, itu seakan mendapat “kado ganda” dimana mengibarkan Sang Merah Putih di momen kemerdekaan sekaligus merayakan pertambahan usianya.
Setelah upacara, kebahagiaan Fadli bertambah ketika sejumlah ibu di datang menghampiri.
Miya ibud dari Fadli memberikan buket bunga dan bingkisan kecil sebagai tanda kasih sayang.
Senyum lebar tak lepas dari wajah Fadli saat menerima kejutan itu.
“Harapan saya semoga bisa sukses, membanggakan, dan membahagiakan kedua orang tua,” kata Fadli lirih, matanya berbinar.
Bagi ibunya, Miya, kebanggaan itu tak tergambarkan. Melihat putra tunggalnya bertugas sebagai paskibra sekaligus dikelilingi doa dari warga, ia tak mampu menahan rasa syukur.
“Ini anugerah luar biasa. Saya hanya berharap Fadli tumbuh jadi anak yang berguna bagi bangsa dan daerah,” ucapnya.
Miya berharap semoga Fadli sebagai simbol harapan generasi muda Lamandau teguh, disiplin, dan penuh semangat untuk mengisi kemerdekaan. (andre)












