PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
Pesan itu ia sampaikan saat melepas peserta Sabrun Night Run 8K Tahun 2025 di Bundaran Besar Palangka Raya, Senin malam, 18 Agustus 2025.
Menurut Gubernur, olahraga bukan hanya aktivitas fisik, melainkan juga sarana mempererat persaudaraan.
Melalui event lari malam yang diikuti ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang, ia berharap semangat kebersamaan semakin tumbuh.
“Yang harus kita utamakan adalah kerukunan. Masyarakat harus tetap rukun, saling menghormati, dan tidak saling bertentangan. Dengan semangat kebersamaan inilah, kegiatan seperti Sabrun bisa menjadi perekat solidaritas,” ujar Agustiar.
Ia menambahkan, keberagaman di Kalimantan Tengah merupakan kekuatan yang harus dijaga.
Toleransi, kata Gubernur, menjadi modal penting bagi masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah.
“Perbedaan itu bukan penghalang, justru menjadi kekayaan yang memperkuat kita. Selama kita bisa menjaga persaudaraan, maka pembangunan bisa berjalan lebih baik dan membawa kesejahteraan,” ucapnya.
Lebih jauh, Agustiar menekankan bahwa esensi dari perlombaan bukanlah sekadar mengejar juara, melainkan bagaimana semua peserta dapat merasakan kebersamaan dan kegembiraan.
Nilai inilah, lanjutnya, yang sejalan dengan semangat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menanamkan semangat toleransi dalam keseharian, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun dalam kehidupan sosial yang lebih luas.
“Mari kita rawat persatuan ini agar Kalimantan Tengah tetap menjadi rumah yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan,” tegasnya.
(Sya'ban)












