PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa'i turun langsung meninjau dua titik strategis pembangunan infrastruktur, yakni pemeliharaan jalan perbatasan Darung Bawan–Mandomai serta peningkatan akses jalan Desa Mantaren II Rey 7 menuju Balai Pelatihan Kerja (BLK), Kamis 28 Agustus 2025. Kehadiran orang nomor satu di Pulang Pisau ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan kualitas jalan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Rifa'i, jalur perbatasan Mandomai tidak sekadar penghubung antar-desa, tetapi juga jalan alternatif yang dimanfaatkan warga menuju lintas kabupaten. Karena itu, pemerintah bergerak cepat memperbaiki titik kerusakan yang cukup parah agar mobilitas warga tetap lancar.
“Ini akses ke Kapuas juga, jadi sangat vital. Ada sekitar 49 titik kerusakan yang sedang kita tangani. Perbaikannya berupa pemeliharaan rutin sampai beraspal kembali. Kami mengimbau warga juga menjaga jalan ini, jangan sampai dilintasi kendaraan yang melebihi tonase,” tegas Bupati.
Selain memeriksa jalan perbatasan, Rifa'i turut meninjau peningkatan jalan Desa Mantaren II Rey 7. Jalan ini memiliki peran penting karena menghubungkan warga dengan BLK sekaligus menjadi jalur menuju Sekolah Rakyat. Menurutnya, keberadaan akses layak akan sangat menunjang aktivitas pendidikan dan pelatihan kerja.
“Harapannya jalan ini bisa segera digunakan. Bukan hanya untuk akses ke BLK, tapi juga ke Sekolah Rakyat. Jadi manfaatnya ganda, baik untuk dunia pendidikan maupun pelatihan masyarakat,” ujarnya.
Kabid Bina Marga DPUPR Pulang Pisau, Gusti Donna, yang mendampingi kunjungan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan di Desa Mantaren II Rey 7 memiliki spesifikasi sepanjang 322 meter dengan lebar 6 meter dan ketebalan 50 sentimeter. Proyek ini ditargetkan mampu memperkuat aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan warga dalam beraktivitas.
Ia menambahkan, keberadaan jalan tersebut akan sangat membantu mengurangi hambatan mobilitas, terutama bagi warga yang mengikuti pelatihan di BLK maupun anak-anak yang bersekolah.
“Jalan ini nantinya benar-benar menjadi penopang aktivitas masyarakat sehari-hari,” terang Gusti Donna.
Langkah Bupati Ahmad Rifa'i melakukan pengecekan langsung ke lapangan mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan infrastruktur agar sesuai rencana. Dengan begitu, setiap proyek yang dikerjakan bukan sekadar formalitas, melainkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Pulang Pisau. (ds)












