SAMPIT – Bumitama Gunajaya Agro (BGA Group) secara resmi meluncurkan BGA Bina Desa, sebuah inisiatif baru yang merupakan pengembangan dari program sebelumnya, Staff BGA Masuk Desa.
Transformasi ini mengubah kegiatan yang semula hanya kunjungan periodik menjadi program berkelanjutan yang bertujuan membangun Desa Model yang terukur.
BGA Group menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai kolaborasi menyeluruh, tidak hanya antar departemen, tetapi juga melibatkan seluruh lapisan karyawan.
Melalui pendekatan ini, BGA ingin menghadirkan energi kebersamaan yang kuat, menunjukkan bahwa keberlanjutan adalah gerakan kolektif.
Merangkul Tantangan, Menciptakan Solusi
Setiap desa memiliki tantangan berbeda, mulai dari kebutuhan sarana pendidikan dan kesehatan, peluang ekonomi baru, hingga kegiatan positif bagi generasi muda. Alih-alih memandang hal ini sebagai hambatan, BGA melihatnya sebagai peluang untuk menghadirkan solusi.
BGA Bina Desa berfokus pada kegiatan nyata dan terukur, dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Program-program yang telah berjalan mencakup:
1. Kesehatan dan Ekonomi: Bazar sembako murah, pengobatan gratis, dan sunatan massal yang telah menjangkau 298 anak.
2. Sosial dan Lingkungan: Senam bersama, permainan keluarga, gotong royong membersihkan fasilitas umum, serta penanaman 434 bibit pohon produktif di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Dampak Nyata dan Harapan untuk Masa Depan
Kepala Desa Kuluk Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Wendi, menyaksikan langsung dampak positif program ini. “Kehadiran tim BGA bukan hanya sekadar membawa kegiatan sosial, tetapi juga menumbuhkan keakraban dan membuka ruang dialog,” ujarnya.
Masyarakat kini merasa lebih didengar saat menyampaikan kebutuhan mereka, mulai dari perbaikan jalan hingga akses layanan kesehatan.
Wendi berharap BGA Bina Desa dapat terus berlanjut dan menjadi pendamping desa dalam perjalanan menuju kemandirian. Sinergi ini diyakini akan menjadikan Desa Kuluk Telawang lebih berdaya dan sejahtera.
Sementara itu menurut Corporate Social Responsibility Department Head BGA, Rizki Munadhil, BGA Bina Desa adalah bukti nyata komitmen perusahaan.
“Kami ingin keberlanjutan hadir dalam bentuk yang bisa dirasakan masyarakat: akses kesehatan yang lebih baik, peluang ekonomi baru, lingkungan yang lebih hijau, hingga hubungan sosial yang lebih erat. Kami rasa semua ini hanya bisa terwujud jika perusahaan dan masyarakat tumbuh bersama,” jelasnya.
Pengalaman di Desa Kuluk Telawang menjadi pembelajaran berharga bagi BGA, perusahaan berharap praktik baik ini tidak hanya berhenti di satu wilayah, tetapi dapat direplikasi di desa–desa lain, sehingga manfaat program meluas sebagai gerakan bersama menuju kemandirian dan keberlanjutan.(bs/adv)












