PALANGKA RAYA – Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan eks Gedung KONI Kalimantan Tengah (Kalteng), Bundaran Besar Palangka Raya, telah mencapai progres 50 persen.
Proyek tersebut ditargetkan selesai pada November atau Desember 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng, Juni Gultom, mengatakan pihaknya optimis penyelesaian proyek berjalan sesuai jadwal.
“RTH sudah di atas 50 persen, dan mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Provinsi Kalteng, Jumat siang, 12 September 2025.
Menurut Juni, pembangunan RTH di eks Gedung KONI menjadi prioritas penyelesaian tahun ini.
Sementara itu, pembangunan RTH lain di kawasan eks Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi akan berlanjut hingga 2026.
“Yang kita selesaikan tahun ini di eks KONI, kalau RTH eks Disnakertrans akan berlanjut tahun depan. Jadi fokus kita tuntaskan dulu yang di eks KONI,” terangnya.
Juni memastikan, tidak ada tambahan anggaran dalam pengerjaan proyek ini. Pihaknya mengoptimalkan dana yang tersedia dalam APBD murni.
“Untuk tambahan nggak ada, kita mengoptimalkan dana yang ada di APBD murni,” tegasnya.
RTH di eks Gedung KONI nantinya akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, antara lain area kuliner, taman bermain anak, serta ruang penghijauan kota.
Selain itu, konsep konektivitas antar-RTH juga sedang dipertimbangkan.
“Kita mengutamakan terowongan dulu, karena menurut estetika kota lebih sesuai dibandingkan jembatan layang. Untuk RTH eks KONI kita pakai terowongan,” jelasnya.
Sedangkan untuk kawasan eks Disnakertrans, penyesuaian desain dilakukan agar tidak mengganggu arsitektur kota dan lingkungan sekitar Bundaran Besar.
“Mudah-mudahan penyesuaian ini bisa tetap menjaga estetika Bundaran Besar Palangka Raya,” pungkas Juni.
(Sya'ban)












