PMI Kotim Dorong Kesadaran Donor Sejak Usia Muda

IST/BERITASAMPIT - Pemberian penghargaan pendorong darah aktif di PMI Kotim.

SAMPIT – Kepala Unit Donor Darah PMI (Kotim) Aldila Tiurmawati Lumban Gaol berharap momentum peringatan HUT ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) bisa semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berbuat kemanusiaan dengan mendonorkan darah.

Menurutnya, kelompok usia 18-30 tahun menjadi prioritas yang sangat diharapkan aktif mendonorkan darah. Usia muda itu penting karena efeknya bisa jangka panjang.

“Kalau di usia produktif mereka rutin mendonorkan darah, manfaatnya tidak hanya untuk orang lain, tetapi juga untuk diri sendiri,” ujarnya, Rabu 17 September 2025.

Aldila menjelaskan donor darah memberikan banyak manfaat. Dari sisi sosial pendonor bisa membantu sesama yang membutuhkan darah.

Sedangkan dari sisi tubuh akan meregenerasi sel darah baru setiap dua bulan, sehingga peredaran darah lebih lancar.

“Selain itu, donor juga bermanfaat sebagai deteksi dini empat penyakit, yaitu hepatitis B, hepatitis C, HIV, dan sifilis, karena sebelum donor setiap pendonor diperiksa kesehatannya terlebih dahulu,” jelasnya.

Ia menuturkan, antusiasme masyarakat Kotim cukup tinggi terhadap donor darah, meski ada penurunan saat bulan Ramadhan karena anggapan bahwa donor darah membatalkan puasa, padahal tidak.

“Rata-rata setiap hari ada sekitar 20 orang yang datang ke kantor PMI di Jalan Ahmad Yani Sampit untuk mendonor. Kalau ada kegiatan donor massal, bisa mencapai 80 orang bahkan pernah hingga 500 orang di PT KMA,” ungkap Aldila.

Mengenai stok darah, PMI Kotim menargetkan minimal 50 hingga 60 kantong per golongan setiap hari agar tetap aman.

“Golongan darah yang paling umum B dan O, sementara yang relatif langka adalah A dan AB. Darah yang didonorkan di PMI paling banyak disalurkan ke RS RSUD Murjani Sampit, sebagain kecil ke rumah sakit swasta dan klinik,” katanya.

Pada momen HUT PMI ke-80 ini, PMI juga memberikan penghargaan bagi pendonor paling aktif.

“Penghargaan diberikan kepada mereka yang sudah mendonor 10 kali, 25 kali, hingga 50 kali. Simbolisnya hanya tiga orang, tapi secara keseluruhan jumlah pendonor aktif di Kotim jauh lebih banyak,” pungkasnya.

(Nardi)

baca juga ...  Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Menjalin Komunikasi dalam Menjalankan Program Pemerintah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!