KUALA KAPUAS – Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, mengajak generasi muda untuk menjadikan Bulan Bhakti Karang Taruna sebagai gerakan sosial berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Ajakan itu disampaikan saat membuka secara resmi kegiatan Bulan Bhakti Karang Taruna Kabupaten Kapuas Tahun 2025 yang dipusatkan di Halaman Kantor Desa Pulau Telo, Kecamatan Selat.
Kegiatan pembukaan diawali dengan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar Desa Pulau Telo yang melibatkan anggota Karang Taruna, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Aksi gotong royong tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan semangat kolaborasi generasi muda dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan desa.
Usis I. Sangkai dalam keterangannya Sabtu 11 Oktober 2025, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai sosial dan kebersamaan itu. Ia menilai, Bulan Bhakti Karang Taruna bukan sekadar agenda rutin, tetapi wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan sosial bagi para pemuda di daerah.
“Bulan Bhakti Karang Taruna adalah momentum penting untuk menegaskan peran pemuda dalam membangun daerah, bukan hanya melalui gagasan, tetapi lewat tindakan nyata di tengah masyarakat,” ujar Usis.
Ia juga menekankan bahwa semangat gotong royong yang dihidupkan melalui kegiatan sosial seperti ini sangat relevan dengan arah pembangunan Kabupaten Kapuas menuju visi Kapuas Bersinar (Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius). Menurutnya, tema ‘Seribu Lokasi, Sejuta Aksi' menggambarkan semangat pemuda yang tak hanya berfokus pada satu titik, tetapi menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Kapuas.
“Tema ini menunjukkan bahwa setiap aksi kecil yang dilakukan pemuda, bila dilakukan bersama-sama, dapat menjadi kekuatan besar untuk membangun daerah yang lebih maju dan berdaya saing,” jelasnya.
Sekda Kapuas juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Karang Taruna, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa, yang telah berperan aktif dalam menginisiasi kegiatan sosial di wilayah masing-masing. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna terus diperkuat melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung langkah-langkah positif Karang Taruna. Mari kita jadikan Bulan Bhakti ini bukan hanya seremoni, tetapi gerakan sosial berkelanjutan yang mampu mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian, dan membangun solidaritas di tengah masyarakat,” pungkas Usis I. Sangkai. (ds)












