Ketua Dewan Ingatkan Kotim Darurat Narkoba, Merambat ke Pedalaman-Menyasar Anak-Anak 

NARDI/BERITASAMPIT - Ketua DPRD Kotim, Rimbun.

SAMPIT – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten (Kotim) Rimbun menyoroti kondisi peredaran narkoba yang kini dinilai sudah sangat mengkhawatirkan. Ia menyebut wilayah Kotim telah masuk dalam kategori zona merah karena penyebaran barang haram tersebut bahkan telah menjangkau anak-anak di pelosok daerah.

“Peredaran narkoba ini sudah merambat sampai ke pedalaman, dan yang paling memprihatinkan, sekarang sudah menyasar anak-anak. Ini situasi darurat, semua pihak harus bergerak bersama,” tegas Rimbun, Minggu 12 Oktober 2025.

Menurutnya, ancaman narkoba harus disikapi sebagai persoalan serius yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Upaya pemberantasan tidak bisa hanya diserahkan kepada aparat penegak , tetapi harus menjadi gerakan bersama masyarakat.

“Kami di DPRD akan terus menjalin koordinasi dengan BNNP dan BNNK Kotim dalam memperkuat pencegahan serta penindakan. Masyarakat pun harus turut aktif, sekurang-kurangnya melapor bila menemukan aktivitas mencurigakan,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) Kotim dan Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Kalteng yang berhasil menggagalkan berbagai upaya peredaran narkoba dalam jumlah besar.

“BNNK dan BNNP sudah bekerja luar biasa. Barang bukti yang disita cukup besar, dan itu hasil kerja keras mereka. Kami mendukung penuh langkah tersebut dan siap membantu kapan pun dibutuhkan,” ucapnya.

Rimbun menilai, penindakan tegas aparat merupakan bukti nyata bahwa komitmen pemberantasan narkoba di Kotim bukan sekadar slogan. Namun, ia menekankan bahwa upaya pencegahan dan tetap menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan penindakan. Harus ada dan keteladanan, terutama bagi generasi muda. Narkoba ini menghancurkan masa depan bangsa, jadi kita semua punya tanggung jawab,” tandasnya.

baca juga ...  DPRD Kotim Usulkan Perbaikan Drainase Jalan Muchran Ali Sampit

Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan tokoh masyarakat dalam menanamkan pemahaman tentang bahaya narkoba sejak dini. Menurutnya, program harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah bersama lembaga terkait.

Selain itu, Rimbun mengimbau masyarakat agar tidak takut bekerja sama dengan aparat penegak , termasuk ketika diminta menjadi saksi dalam proses .

“Kami siap 1×24 jam untuk berkoordinasi dan berbagi informasi. Ini perjuangan bersama demi menyelamatkan generasi penerus Kotim dari kehancuran,” tegasnya.

Ia mengajak agar seluruh masyarakat memiliki semangat yang sama dalam perang melawan narkoba. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!