Kantor Tutup 3 Bulan, Warga Waringin Agung Murka! DPMD Panggil Kades

UTOMO/BERITA SAMPIT - Kantor Waringin Agung, Kecamatan Antang Kalang, Kotim.

SAMPIT – Suara protes dari pedalaman Timur kembali pecah. Warga Waringin Agung, Kecamatan Antang Kalang, menuding kantor “mati suri” hingga tiga bulan lamanya. Layanan publik terhenti, pintu tertutup, dan urusan administrasi warga menumpuk tanpa kejelasan.

Abdullah, salah satu tokoh warga, mengungkap kondisi kantor sudah seperti bangunan tak berpenghuni. Menurutnya, masyarakat tak lagi bisa mengurus surat menyurat, rekomendasi, hingga pengantar penting lainnya.

“Kurang lebih tiga bulan sudah tidak melayani warga, jadi sarang hantu kantor , kacau jadinya,” ucapnya, Senin 1 Desember 2025, dengan nada kecewa bercampur marah.

Dirinya mengaku sangat miris dengan keadaan desanya. Ia juga menuturkan bahwa tak hanya kantor , Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) melakukan mogok kerja akibat polemik yang terus bergulir ini.

“RT dan RW juga mogok, kan kasian warga yang mau berurusan jadinya gimana urusan warga ikut tertunda,” ujarnya.

Abdullah berharap Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan (DPMD) dapat segera bertindak untuk menyelesaikan permasalah yang terjadi ini.

“Harapannya DPMD segera bertindak menanggapi tuntutan warga,” harapnya.

Sementata itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan , Yudi Aprianur saat dikonfirmasi terkait dengan tuntutan warga mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil Kepala Waringin Agung.

“Iya sudah, liat perkembangannya nanti,” jawabnya saat dikonfirmasi.

Diketahui sebelumnya polemik ini berawal dari Kepala Waringin Agung, Harsono yang membuat kesepakatan perdamaian atas sangketa tanah dengan PT BUM tanpa melibatkan masyarakat dan menerima sejumlah uang sebesae Rp1,5 miliar kedalam rekening pribadi miliknya.

Tuduhan itu dibantah oleh sang kades. “Maaf, itu tidak benar,” jawab Harsono singkat, sebelum akhirnya memilih bungkam saat ditanya lebih jauh.

(Utomo)

baca juga ...  Tunggu 10 Jam untuk Dirujuk, Nyawa Tak Tertolong: Keluarga Pasien Soroti Lambannya Penanganan RSUD Murjani Sampit
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!