PALANGKA RAYA – Sekitar 600 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang masih aktif di Kalimantan Tengah terus mendapatkan pembinaan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalteng bersama Dinas PMD kabupaten.
Kepala Dinas PMD Kalteng, Aryawan, menyebut pembinaan difokuskan pada peningkatan kapasitas pengelola BUMDes, termasuk strategi branding dan pemasaran produk.
“Kami tidak hanya mendorong BUMDes untuk memproduksi, tetapi juga bagaimana memperkenalkan dan memasarkan produknya agar mampu bersaing,”ucapnya, Kamis 15 Januari 2026.
Sebagai bentuk penguatan, Dinas PMD Provinsi telah menjalin kerja sama dengan Universitas Palangka Raya (UPR) dalam pengkajian strategi branding salah satu BUMDes di Kabupaten Kotawaringin Timur. Hasil kajian tersebut dapat langsung diaplikasikan oleh pengurus BUMDes.
“Selain itu berharap upaya ini dapat menjadi percontohan bagi BUMDes lainnya sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. (yud)












