PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) resmi memulai Operasi Keselamatan Telabang 2026. Dimulainya operasi kewilayahan ini ditandai dengan apel gelar pasukan di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Senin, 2 Februari 2026.
Operasi dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Sebanyak 488 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Jasa Raharja dikerahkan untuk memastikan kelancaran kegiatan di lapangan.
Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol. Drs. Yosi Muhamartha, menyatakan bahwa operasi ini merupakan upaya cipta kondisi demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H.
“Selain itu, operasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar patuh pada aturan lalu lintas dalam berkendara, serta menekan kecelakaan yang sering terjadi,” ujarnya.
Brigjen Yosi berharap pelaksanaan operasi berjalan optimal melalui kolaborasi erat antarinstansi. Ia menekankan pentingnya dukungan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dalam menunjang keberhasilan tugas di lapangan.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Lalu Lintas Kombes Pol. Yusep Dwi, didampingi Kabid Humas Kombes Pol. Budi Rachmat, menjelaskan bahwa fokus utama Operasi Keselamatan Telabang adalah meningkatkan kepatuhan masyarakat dan menekan angka kecelakaan melalui penguatan disiplin berkendara.
“Polda Kalteng berkomitmen untuk melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas selama operasi berlangsung dengan meningkatkan patroli dan penindakan titik rawan kecelakaan,” kata Budi.
Dimulainya operasi ini ditandai secara simbolis dengan penyematan pita biru-putih oleh Wakapolda kepada perwakilan personel Ditlantas, POM TNI, Dinas Perhubungan, dan Jasa Raharja.
(Syauqi)












