SAMPIT – Angga Hasibuan salah seorang satpam alami luka parah setelah dibacok oleh seorang pelaku pencurian sawit, akibat kejadian itu korban alami luka parah dan saat ini dilarikan ke rumah sakit dr Murjani Sampit.
Kejadian pada Rabu 4 Pebruari 2026 sekitar pukul 21.31 WIB di Blok G07 Divisi 1 SMNE PT KMB, berawal Tim URC Region 1 melakukan penggagalan pencurian TBS hingga pengejaran pelaku di Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Di situ pelaku menyerang Tim URC menggunakan sebilah parang panjang dan mengenai salah satu anggota URC atas nama Angga di bagian kepala, tangan, lipatan betis bagian dalam sebelah kanan, dan bagian belakang pergelangan kaki sebelah kanan.
Kejadian itu berawal sekitar pukul 16.45 WIB, Tim URC melakukan patroli rutin dan mengarah ke area kebun SMNE. Di mana saat itu tim menuju ke Estate SMNE guna menemui Danru SMNE dan melakukan patroli bersama.
“Sekitar pukul 21.00 WIB kami Tim tiba di Blok G07 Divisi 1 SMNE dan mendapati sebuah pikap berwarna Hitam yang sedang melakukan pencurian TBS,” kata korban Kamis 5 Pebruari 2026.
Kemudian Tim langsung melakukan pengejaran terhadap Unit Pikap yang berupaya melarikan diri itu hingga ke Desa Tumbang Boloi.
Pukul 21.30 WIB, Tim tiba di Desa Tumbang Boloi dan menghampiri pelaku berinisial Iy tersebut dan memberhentikan pikap.
Saat itu pelaku langsung mengejar Tim URC dengan parang dan menebaskan parang sehingga Tim terpecah guna menyelamatkan diri, namun salah satu anggota URC Angga terpisah dan tertinggal di Desa Tumbang Boloi yang kemudian terkena bacokan di bagian kepala, tangan sebelah kiri, bagian dalam lipatan betis sebelah kiri, dan pergelangan kaki bagian belakang sebelah kiri.
Tim kemudian meminta bantuan kepada Mankam dan Askam Region 1 guna perkuatan personil dan sekitar pukul 22.53 WIB Tim Mankam tiba mereka menjemput Angga dan Saiful yang sempat terpisah.
Melihat Angga terluka tim melarikannya ke klinik perusahaan dan jalani perawatan dan hingga akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. (Utomo)












