Aksi Pelecehan Mengintai Warga di Jalan Wengga Metropolitan

IST/BERITASAMPIT - Unggahan warganet Facebook tentang bahaya kasus pelecehan di Wengga Metropolitan.

SAMPIT – Kekhawatiran warga kembali mencuat menyusul unggahan peringatan di media sosial Facebook terkait dugaan ancaman aksi pelecehan di kawasan Jalan Wengga Metropolitan, Baamang Barat, (Kotim). Unggahan tersebut menjadi viral dan ramai dibagikan warga setempat, Sabtu 7 Februari 2026.

Akun Facebook bernama Muna Sampit mengingatkan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas pada malam hari di sekitar Waterpark Wengga, dalam Tangkapan layar obrolan yang dibagikan bahwa pelaku seorang pria mengikuti korban dari belakang sembari melakukan onani.

“Hati-hati yg bermotor malam lewat waterpark!! wengga, ingati bila ada yg pakai motor sonic hirang tulisan Sonic nya habang.
Kejadian sudah 10 hari an yang lalu,” tulis akun tersebut.

Dalam unggahannya, ia menyebut adanya orang tak dikenal yang mengikuti dari belaakang dengan ciri mengendarai sepeda motor jenis Sonic berwarna hitam.

Unggahan itu juga menjelaskan bahwa yang dialami sebenarnya terjadi sekitar 10 hari sebelumnya. Namun, baru sempat dipublikasikan karena keterbatasan jaringan saat berada di kebun. Perilaku orang tak dikenal tersebut dinilai meresahkan karena mengejar anaknya yang pulang pada malam hari.

“Entah org gila kah apa waras tapi mun gila kenapa tahu ja bermotor, itu meresahkan menyasah (mengejar) anak ku pas bulik (pulang) malam,” sambungnya.

Menurut penuturan warganet tersebut, kawasan Jalan Wengga kini dirasakan tidak lagi aman. Ia menyarankan membawa air cabai atau air semprot lada untuk melindungi diri dari pelaku kejahatan.

Sebelumnya juga pernah terjadi kasus penjambretan di jalan samping Waterpark Wengga serta dugaan pembegalan terhadap seorang pedagang sayur di jalur lurus dekat lapangan golf.

Dimbau agar warga lebih berhati-hati saat melintas, terutama pada jam malam. Warga berharap pihak terkait dapat meningkatkan pengawasan dan keamanan di wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang. (Nardi)

baca juga ...  FLS3N dan O2SN Kecamatan MB Ketapang Digelar, Ratusan Siswa Ikuti Ajang Adu Bakat

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!