PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai menyiapkan pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 sejak awal tahun. Persiapan ini dilakukan setelah FBIM kembali ditetapkan sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, menyatakan bahwa masuknya FBIM dalam kalender event nasional tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh.
“Sudah sering, tiap tahun masuk. Makanya kita terus evaluasi apa saja kekurangannya, di mana kelemahannya akan kita perbaiki,” ujarnya saat ditemui awak media di Bundaran Besar Palangka Raya, Senin, 9 Februari 2026.
Leonard menuturkan, salah satu fokus utama Pemprov Kalteng saat ini adalah memastikan kesiapan perencanaan dan dukungan anggaran agar penyelenggaraan FBIM 2026 dapat berjalan lebih optimal dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya, baik dari sisi anggaran dan perencanaan,” katanya.
Selain aspek teknis, hasil evaluasi pelaksanaan FBIM 2025 juga menjadi bahan penyusunan konsep kegiatan tahun 2026.
Menurut Leonard, konsep tersebut diarahkan agar FBIM tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu dipromosikan secara lebih luas.
“Tentu kita mengevaluasi tahun kemarin. Kita buat semenarik mungkin, yang terpenting ini sudah bisa kita sosialisasikan di tingkat regional, nasional, hingga internasional,” jelasnya.
Dalam tahap awal persiapan, Pemprov Kalteng telah meminta dinas terkait untuk menyiapkan paparan dan ekspos sebagai bagian dari perencanaan kegiatan.
Kolaborasi lintas daerah juga mulai dibangun melalui pelibatan pemerintah kabupaten dan kota serta rencana mengundang provinsi lain untuk berpartisipasi.
“Kita juga berkolaborasi dengan kabupaten/kota, dan mengundang provinsi-provinsi yang mau ikut kegiatan FBIM,” ujar Leonard.
Sebagai informasi, Festival Budaya Isen Mulang merupakan festival budaya tahunan terbesar di Kalimantan Tengah yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah. Pada 2026, FBIM direncanakan berlangsung pada 17 hingga 23 Mei.
(Sya'ban)












