SAMPIT – Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotawaringin Timur (Kotim) Johny Tangkere memastikan pasar penyeimbang akan segera digelar di Taman Kota Sampit lapangan Eks Mentaya Jalan A Yani.
Menurut Johny, pasar penyeimbang tersebut akan menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau untuk membantu masyarakat menghadapi Ramadan dan menjaga stabilitas harga.
“Nanti kita akan melaksanakan pasar penyeimbang di Eks Mentaya. Untuk beras dijual dengan harga Rp60.000, gula Rp17.500, serta Minyakita Rp15.000. Mulai kita jual besok, mudah-mudahan bisa terlaksana dan perlu disebarluaskan kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pasar penyeimbang direncanakan setiap hari kecuali Sabtu dan Minggu. Namun, jadwal tersebut masih bersifat fleksibel melihat tingkat antusiasme masyarakat.
“Kalau antusiasnya tinggi, mungkin bisa saja dilaksanakan setiap hari. Nanti kita lihat perkembangannya,” tegasnya.
Johny menambahkan, pasar penyeimbang akan menjadi agenda rutin ketika terjadi kelangkaan bahan pokok atau inflasi di daerah. Kegiatan tersebut dilaksanakan langsung oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim.
“Ini akan menjadi agenda rutin ketika terjadi kelangkaan beberapa bahan pokok atau inflasi. Maka kita akan melakukan pasar penyeimbang ini,” jelasnya.
Untuk program beras murah, ia mengakui tahun ini tidak tersedia karena tidak ada penugasan dari pemerintah pusat.
“Beras murah memang kita tidak ada tahun ini karena tidak ada perintah dari pusat,” katanya.
Ia menegaskan, apabila kondisi pasar sudah kembali normal dan distribusi lancar, maka pasar penyeimbang akan dihentikan.
“Kalau kondisi di pasar sudah normal, maka pasar penyeimbang akan kita hentikan,” ujarnya.
Sementara itu, terkait pelaksanaan Pasar Ramadan, Johny mengaku optimistis target perputaran uang dapat tercapai. Dalam sepekan terakhir, jumlah pengunjung dinilai meningkat signifikan.
“Kita sudah melihat dalam seminggu ini banyak sekali pengunjung di Pasar Ramadan, bahkan ini lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (nardi)












