PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di M Bahalap Hotel, Palangka Raya, Selasa, 3 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Hamka menekankan bahwa sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang menjadi pelaku utama pembangunan tersebut.
“Keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan sangat diperlukan agar kebijakan yang telah dirumuskan dapat berjalan efektif hingga ke tingkat satuan pendidikan.
“Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan sangat penting agar program-program pendidikan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Hamka menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan juga harus sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam RPJPN 2025-2045, serta visi pembangunan daerah Kalimantan Tengah.
Menurutnya, pembangunan SDM di Kalimantan Tengah diarahkan pada pembentukan generasi yang beretika melalui pendidikan inklusif yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal seperti Belom Bahadat.
“Melalui pendidikan yang berkualitas dan berlandaskan nilai budaya serta kearifan lokal, kita berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong berbagai inovasi dalam pengembangan sektor pendidikan guna meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah.
Beberapa program strategis yang terus dikembangkan antara lain Program Pena Kalteng, Kelas Digital Huma Betang, serta program Beasiswa 1 Rumah 1 Sarjana yang diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program inovatif agar akses dan mutu pendidikan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat,” tandasnya.
(Sya'ban)












