PALANGKA RAYA – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami peningkatan sebesar 0,60 persen pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, belum lama ini.
Edy mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan di Kalimantan Tengah terus menunjukkan progres positif dan manfaatnya mulai dirasakan oleh masyarakat.
“Kita patut bersyukur saat ini pembangunan di Kalimantan Tengah terus mengalami kemajuan, dan manfaatnya insyaallah sudah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat secara nyata,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan IPM dari 74,28 pada tahun 2024 menjadi 74,86 pada tahun 2025 mencerminkan perbaikan kualitas hidup masyarakat di berbagai sektor.
Selain IPM, sejumlah indikator kinerja makro lainnya juga mengalami perbaikan. Persentase penduduk miskin tercatat menurun dari 5,26 persen pada 2024 menjadi 4,94 persen pada 2025.
“Tingkat Pengangguran Terbuka juga menurun dari 4,01 persen di tahun 2024 menjadi 3,97 persen di tahun 2025,” kata Edy.
Di sisi lain, pendapatan per kapita masyarakat meningkat dari Rp79,32 juta pada 2024 menjadi Rp84,73 juta pada 2025.
“Angka Ketimpangan Pengeluaran (Gini Ratio) juga mengalami penurunan dari 0,301 di tahun 2024 menjadi 0,292 di tahun 2025,” lanjutnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai program pembangunan guna menjaga tren positif tersebut, terutama yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Sya'ban)












