SAMPIT – Momen hangat terlihat di wilayah Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Minggu 10 Mei 2026. Sejumlah personel Ditpolairud Polda Kalteng melepaskan sejenak atribut patroli mereka untuk turun langsung ke sawah, membantu warga setempat memanen padi.
Aksi luar biasa ini bukan sekadar bantuan tenaga, melainkan wujud nyata kehadiran Polri di tengah kesulitan dan kebahagiaan masyarakat, khususnya petani di wilayah pesisir dan pedesaan.Kehadiran para personel berseragam biru ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga.
Di tengah aktivitas panen yang padat, bantuan dari personel Ditpolairud dirasakan sangat meringankan beban kerja petani sehingga proses pemotongan padi dapat diselesaikan lebih cepat dari biasanya.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Kami ingin mempererat silaturahmi sekaligus memastikan bahwa Polri selalu ada untuk mendukung produktivitas warga,” ujar Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, melalui Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra.
Sembari memegang sabit dan mengumpulkan hasil panen, personel Ditpolairud juga menyisipkan pesan-pesan penting terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain, mengajak warga untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, menghidupkan kembali budaya saling membantu antarwarga di desa dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif melalui komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat.
Kombes Pol Dony Eka Putra menambahkan bahwa melalui kegiatan humanis seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin harmonis.
“Kami ingin menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Samuda. Jika hubungan antara petugas dan warga sudah baik, maka koordinasi dalam menjaga keamanan wilayah pun akan jauh lebih mudah,” pungkasnya.(im/bs)












