SAMPIT – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan apresiasi kepada Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kotim yang menggelar seleksi atlet untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng XIII tahun 2026 di Pangkalan Bun.
Sekretaris Umum KONI Kotim, Huzaifah mengatakan, kegiatan seleksi tersebut menjadi langkah penting dalam mempersiapkan atlet terbaik menghadapi pesta olahraga tingkat provinsi mendatang.
“Kami mendukung penuh kegiatan hari ini. Seleksi yang dilaksanakan IPSI ini merupakan bagian dari persiapan menuju Porprov Kalteng 2026 di Pangkalan Bun,” kata Huzaifah, Senin 11 Mei 2026.
Menurutnya, IPSI merupakan salah satu cabang olahraga andalan Kotim dalam perolehan medali. Pada Porprov sebelumnya tahun 2023, pencak silat menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak bagi daerah tersebut.
“IPSI merupakan salah satu penyumbang medali terbanyak pada Porprov sebelumnya. Kami optimis IPSI kembali mampu menghantarkan prestasi dan meraih medali pada Porprov 2026 nanti,” ujarnya.
Huzaifah menyebutkan, KONI Kotim terus melakukan pemantauan terhadap kesiapan cabang olahraga menjelang Porprov. Sejumlah cabor seperti taekwondo, aquatik hingga pencak silat sudah mulai melaksanakan seleksi atlet.
“Kami sudah melakukan peninjauan terhadap kegiatan yang dilaksanakan cabor-cabor. Kemarin ada taekwondo, aquatik dan sekarang IPSI. Dari pengamatan kami, motivasi seluruh cabor untuk menghadapi Porprov sangat tinggi,” ucapnya.
Terkait isu perpindahan atlet ke daerah lain, Huzaifah menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi adanya atlet Kotim yang akan membela kabupaten lain pada Porprov mendatang.
“Sampai sekarang kami belum menerima informasi adanya atlet yang berpotensi hijrah atau mutasi ke wilayah lain. Atlet-atlet di masing-masing cabor yang ada saat ini kami nilai memiliki kemampuan untuk berlaga di Porprov 2026,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan saat ini proses penganggaran untuk persiapan Porprov masih berjalan. Sementara itu, pada tahap pertama pendaftaran kontingen, jumlah atlet yang didaftarkan Kotim mencapai sekitar 964 atlet dan menjadi daerah dengan jumlah pendaftaran terbanyak kedua setelah Kotawaringin Barat sebagai tuan rumah.
“Dari situ kami merasa optimis Kotim mampu bersaing dalam pesta olahraga provinsi nanti,” katanya.
Huzaifah menambahkan, sekitar 75 persen cabang olahraga di Kotim sudah melaksanakan seleksi atlet, dengan ini KONI Kotim optimistis bisa berlaga di ajang Porprov dan memberikan yang terbaik untuk Kotim. (Nardi)












