SAMPIT – Ditpolairud Polda Kalteng terus berkomitmen menjaga keselamatan pelayaran di wilayah hukumnya. Melalui jajaran Kapal Polisi XVIII-2006, petugas gencar memberikan imbauan waspada cuaca buruk kepada kapal-kapal yang melintas di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya, tepatnya di kawasan Bagendang, Kotawaringin Timur (Kotim).
Uniknya, komunikasi dan imbauan ini dilakukan secara langsung menggunakan perangkat komunikasi laut, yakni Radio Very High Frequency (VHF) Channel 16, saat personel melakukan patroli rutin di perairan tersebut.
Kegiatan menyapa dan mengimbau nakhoda serta awak kapal melalui frekuensi radio ini telah menjadi agenda wajib bagi kru Kapal Polisi XVIII-2006.
Langkah ini dinilai sangat efektif untuk menjangkau kapal-kapal yang sedang berlayar secara real-time demi memastikan mereka tetap memprioritaskan keselamatan (safety first).
Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol Dony Eka Putra, yang mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, menegaskan pentingnya langkah preventif ini, terutama dalam menghadapi dinamika cuaca yang tidak menentu.
“Kegiatan imbauan melalui VHF Channel 16 ini dilakukan agar para pelaut lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Kami juga mengingatkan, apabila terjadi kendala atau masalah darurat selama pelayaran, mereka bisa langsung menghubungi kami melalui frekuensi darurat di VHF Channel 16,” ujar Kombes Pol Dony Eka Putra, Senin 8 Juni 2026.
Dony menegaskan, bahwa kesadaran dari para awak kapal adalah kunci utama dalam mencegah kecelakaan di laut maupun sungai. Ia berharap, dengan adanya pengingat yang konsisten ini, para nakhoda tidak mengambil risiko yang membahayakan kru dan muatan.
“Kami berharap para awak kapal bisa lebih waspada dan tidak memaksakan diri untuk tetap berlayar jika kondisi cuaca di depan tidak memungkinkan. Semua ini demi memastikan situasi pelayaran di DAS Mentaya tetap aman, tertib, dan kondusif,” kata dia.(im/bs)












