KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan resmi menambah kekuatan aparatur sipil negara dengan mengangkat 126 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Pengangkatan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengambilan sumpah janji PNS di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Katingan, Senin 8 Juni 2026.
Prosesi pengangkatan dipimpin langsung oleh Bupati Katingan, Saiful. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa perubahan status dari CPNS menjadi PNS bukan sekadar formalitas administratif, melainkan amanah besar untuk mengabdi kepada masyarakat.
Menurut Saiful, kebutuhan pelayanan publik di Kabupaten Katingan masih cukup tinggi mengingat luas wilayah yang mencapai lebih dari 20 ribu kilometer persegi dengan kondisi geografis yang beragam.
Ia menyebutkan, tantangan pelayanan masih dirasakan terutama di sejumlah daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi dan sarana pendukung lainnya. Karena itu, kehadiran aparatur baru diharapkan mampu memperkuat pelayanan pemerintah hingga ke pelosok wilayah.
“Potensi dan kemampuan saudara-saudara saat ini sedang ditunggu oleh masyarakat. Baik tenaga kesehatan, guru, maupun profesi lainnya memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Saiful.
Bupati juga mengingatkan para PNS yang baru diangkat agar senantiasa menjaga integritas, disiplin, serta menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
Sebagian besar PNS yang diangkat berasal dari formasi yang mendukung pelayanan dasar, seperti sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan pemerintahan. Kehadiran mereka dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik di daerah.
Pemerintah daerah berharap penambahan jumlah aparatur tersebut dapat mempercepat pemerataan pelayanan, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Katingan.
“Pemkab Katingan optimistis pelayanan publik akan semakin cepat, profesional, dan responsif sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah kabupaten,” pungkasnya.
(Bitro)












