Usai Box Culvert di Ambruk, BPJN Timbun Ruas Jalan dengan Agregat

IST/BERITASAMPIT - Pengendara melintasi ruas Jalan Trans Kalimantan di KM 11 jalur Kasongan-Kereng Pangi, Kabupaten , usai perbaikan sementara box culvert selesai dilakukan, Minggu malam, 5 Juli 2026.

– Balai Pelaksanaan Jalan (BPJN) (Kalteng) langsung menangani ambruknya box culvert di Kilometer 11 ruas Jalan Trans Kalimantan jalur Kasongan-Kereng Pangi, Kabupaten .

Kepala BPJN Kalteng, Robert Himawan Hamiseno, mengatakan tim langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan kerusakan untuk memulihkan akses lalu lintas secepat mungkin.

“Penanganan darurat dilakukan dengan penimbunan menggunakan material agregat agar ruas jalan dapat segera dilalui kendaraan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu malam, 5 Juli 2026.

Menurut Robert, setelah penanganan darurat selesai, BPJN akan melanjutkan pekerjaan sementara hingga perbaikan permanen pada titik yang mengalami kerusakan.

“Selanjutnya akan dilakukan penanganan sementara hingga perbaikan permanen. Saat ini arus lalu lintas sudah dibuka kembali dengan sistem bergantian,” katanya.

Ia mengimbau seluruh pengguna jalan mematuhi arahan petugas selama proses penanganan masih berlangsung demi menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas.

“Kami meminta pengguna jalan mengikuti pengaturan petugas di lapangan hingga seluruh proses penanganan selesai,” tegasnya.

Selain itu, BPJN untuk sementara melarang kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) melintasi ruas jalan tersebut guna mengurangi beban pada titik yang sedang diperbaiki.

“Kendaraan ODOL, termasuk truk bertonase besar dan yang melebihi batas dimensi maupun muatan, sementara belum diperbolehkan melintas,” pungkas Robert.

Sebagai informasi, box culvert di KM 11 ruas Kasongan-Kereng Pangi ambruk pada Minggu pagi, 5 Juli 2026, hingga menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan sempat terputus total.

Perbaikan darurat menggunakan alat berat rampung sekitar pukul 18.35 WIB. Hingga kini, arus kendaraan masih diberlakukan sistem buka-tutup satu jalur secara bergantian.

(Sya'ban)

baca juga ...  Rangga Lesmana: Sinergi Pemerintah dan Kampus Penting Jaga Ruang Digital Kondusif
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!