Kabut Asap Selimuti , DPRD Kalteng Imbau Warga Pakai Masker dan Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Kabut asap tipis melanda wilayah Jalan S Parman Kota pada Senin, 27 Juli 2026.

– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kabupaten dan Kota mulai berdampak serius. Saat ini, kabut asap tipis telah menyelimuti ibu kota Provinsi (Kalteng) tersebut.

Merespons situasi ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng, Tomi Irawan Diran, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia mengaku terkejut dengan kedatangan kabut asap yang terbilang mendadak.

“Yang pasti juga kita kaget, kemarin baik-baik saja ternyata hari ini tiba-tiba pekat,” ujar Tomi, Selasa, 28 Juli 2026.

Menurut Tomi, langkah antisipasi dan pencegahan dini dari pihak terkait seharusnya sudah berjalan sebelum kabut asap menebal. Terlebih, masyarakat mulai merasakan indikasi penurunan kualitas udara ke kategori tidak sehat.

Sebagai langkah penanganan awal, politisi ini mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar rumah guna menghindari dampak buruk bagi .

“Jadi antisipasi sekarang pertama yang harus dilakukan ya paling tidak untuk masyarakat, jangan keluar dulu, kalau keluar pun pakai masker,” tegasnya.

Selain menyarankan penggunaan masker, ia juga mengusulkan agar warga yang memiliki kemampuan finansial lebih mengantisipasi buruknya udara di dalam ruangan dengan alat penyaring udara.

“Kalau ada rejeki yang berlebih di rumahnya mungkin bisa beli air purifier, itu kan. ada yang banyak kan sekarang di online ataupun di tempat-tempat elektronik untuk penyaringan udara Rp200.000, Rp300.000 kan ada juga itu. Ya mungkin antisipasinya itu,” tambahnya.

Terkait kebijakan pendidikan, Tomi mendukung penuh jika nantinya pemerintah daerah mengambil langkah tegas seperti meliburkan aktivitas sekolah. Kebijakan ini dinilai perlu jika kondisi kabut asap semakin parah dan membahayakan anak-anak.

“Pastinya ada kesepakatan atau keputusan dari pemerintah ya, dalam arti untuk anak. Dari pada anak berbahaya di luar, ya harusnya diliburkan,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Nasdem Soroti Realisasi PAD Katingan Baru Capai 57 Persen
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!