Dinkes Sukamara Target 2019 Seluruh Desa ODF

SUKAMARA – Sekertaris Dinas Kesehatan Sukamara, Ahmad Darsoni mengatakan bahwa pihaknya menargetkan 2019 mendatang seluruh desa dan kelurahan dinyatakan Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan (SBS).

Hal itu diungkapkan usai pencanangan 16 desa di Sukamara yang telah berhasil meraih ODF tahun 2017 ini di Halaman Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PMDPP-PA) Sukamara.

“Kita sudah ditarget oleh Kementerian Kesehatan, bahwa 2019 seluruh wilayah Kabupaten Sukamara sudah ODF paling tidak semua rumah sudah memiliki jamban pribadi,” ujarnya, Minggu (3/12/2017).

Darsoni mengakui bahwa wilayah desa yang berada dibantaran sungai menjadi kendala pihaknya untuk bisa cepat meraih target tersebut. Lantaran sungai merupakan urat nadi kehidupan masyarakat dimana setiap aktifitas dilakukan di sungai.

“Memang kendala kita adalah bantaran sungai, berbagai upaya telah dilakukan termasuk menggunakan teknologi tepat guna tapi tetap tidak berhasil,” terang Darsoni.

Akhirnya, Dinas Kesehatan Sukamara bekerjasama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Sukamara untuk membuat jamban komunal khusus diwilayah bantaran sungai.

“Selain bekerjasama dengan Dinas PRKP juga ada dana-dana desa yang dikhususkan bagi sanitasi seperti pembuatan jamban,” pungkas Darsoni.

Sementara itu desa-desa yang telah dinyatakan ODF tahun ini adalah Desa Pudu, Natai Sedawak dan Sukaraja di Kecamatan Sukamara. Lalu di Kecamatan Balai Riam ada Desa Bukit Sungkai, Sekuningan Baru, Bangun Jaya dan Desa Pempaning serta Desa Jihing.

Kecamatan Permata Kecubung baru Desa Laman Baru, Natai Kondang dan Sembikuan yang dinyatakan ODF. Kecamatan Pantai Lunci ada Desa Sungai Tabuk dan Sungai Pasir. Kecamatan Jelai ada Desa Sungai Raja, Sungai Bundung dan Sungai Baru.

baca juga ...  Jabatan Kepala Pengadilan Agama Kasongan Berganti

(sya/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!