PANGKALAN BUN – Dalam waktu dekat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat kembali akan melaksanakan pembangunan infrastruktur di Kumai Seberang Kecamatan Kumai, dalam kegiatan itu dilaksanakan secara konsorsium yang melibatkan beberapa perusahaan.
Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah usia menghadiri rapat Paripurna ke 6 masa sidang I tahun 2018 mengatakan ditahun 2018 ini setelah Kecamatan Arut Utara akan dimulai lagi pembangunan secara konsorsium di Kumai Seberang dimana pelaksanaannya setelah ada MoU antara pihak perusahaan dan Pemkab Kobar.
“rencana pembangunan konsorsium di Sungai Seberang setelah berakhir musim penghujan diperkirakan antara bulan Juni sampai Agustus lah baru kita mulai, sebab jika kita paksakan bekerja dimusim penghujan maka akan sia-sia, alat berat memang bisa masuk tapi kondisi jalan tidak memungkinkan, sebab kami pun tekankan pekerjaan konsorsium ini harus utamakan kualitas, “. Kata Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, Selasa (6/3).
Ahmadi Riansyah pun menambahkan ditahun 2018 ini Pemkab Kobar tetap fokus menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara konsorsium di Kecamatan Arut Utara,
Dimana hasil evaluasi tinggal beberapa persen lagi selesai.
“Kepemimpinan Pasangan Nurani memang fokus dalam percepatan infrastruktur di Kecamatan yang selama ini tertinggal jauh pembangunannya, mengingat anggaran kita terbatas maka kami pun melakukannya secara konsorsium, seperti di Kumai Seberang saja hitungan kami akan menelan biaya secara Rp 40 miliar jika mengandalkan anggaran pemerintah sudah jelas akan lama terselesaikan, karena anggaran terbatas dan harus dibagi secara profesional, “. Ujarnya.
Untuk Kecamatan Kotawaringin Lama kata Wakil Bupati untuk sementara pembangunan infrastruktur secara konsorsium ditunda terlebih dahulu setelah melihat hasil kajian dan evaluasi beberapa waktu lalu.
“untuk Kecamatan Kotawaringin Lama masih kita kaji kembali ada beberapa faktor yang jadi pertimbangan kami yakni perihal tentang kedekatan perusahaan dengan lingkungan, jumlah perusahaan disana pun sendikit sedangkan item yang dikerjakan sangat banyak, kami tidak meninggal Kecamatan Kotawaringin Lama, pembangunan infrastruktur disana tetap dilaksanakan secara bertahap, ” Imbuhnya.
Sebab menurut Wabup jika semua
akses infrastruktur telah terbuka maka akan dengan mudah mendongkrak sektor lainnya yang ada di desa tersebut.
(Man/beritasampit.co.id)
Editor: MAULANA KAWIT











