Lestarikan Seni dan Budaya Dayak, Disbudpar Kotim Siap Adakan Festival Budaya Habaring Hurung 2018

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) akan menggelar even tahunan Festival Budaya Habaring Hurung.Ajang unjuk kebolehan dalam menampilkan budaya daerah ini akan dilaksanakan bulan April mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim, melalui Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata, Joyakin Simamora, mengatakan selain sebagai wadah unjuk kebolehan masing-masing peserta dalam menampilkan budaya daerah.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda, mempertahankan dan melestarikan budaya daerah agar tidak menjadi luntur atau terkikis seiring dengan derasnya globalisasi dan informasi yang semakin berkembang, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap budaya dari luar yang akan merusak tatanan kehidupan etika dan moral masyarakat.

“Persiapan kegiatan sedang kami matangkan. Rencana akan dilaksanakan pada pertengahan bulan April dan diikuti peserta dari 17 kecamatan Se-Kotim” katanya, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (22/3/2018).

Menurut Joy, sedikitnya ada 15 cabang lomba dan permainan tradisional yang akan dilaksanakan dari tanggal 14 – 20 April nanti, antara lain dayung tradisional, Besei Kambe, Karungut, Menyumpit, Bagasing, Balogo, masakan khas daerah, Tarian Pesisir dan Pedalaman, Sepak Sawut, Lawang Sekepeng, Mengenta, Malamang, Menetek Kayu, Mangaruhi, serta pemilihan putra-putri pariwisata tahun 2018.

Joe menerangkan, Festival Habaring Hurung merupakan kegiatan olahraga tradisional dan pertunjukan kesenian yang ada di Kotim. Kegiatan ini dilaksanakan agar seni dan budaya tetap terus berkembangkan dan lestari dan selanjutnya menjadikan budaya sebagai daya tarik wisata.

Festival Budaya Habaring Hurung ini, lanjut Joy, merupakan tekad untuk mendukung mewujudkan Kotim sebagai kota tujuan wisata di Kalimantan Tengah. Kegiatan ini juga diharapkan akan berdampak pada meningkatnya minat wisatawan datang berkunjung ke Kotim.

“Kosentrasi kegiatan akan dipusatkan di taman kota Sampit. Selain itu beberapa kegiatan dilaksanakan di Stadion 29 Nopember Sampit, Taman Miniatur Budaya Kotim, Museum Kayu Sampit, area sungai mentaya tepatnya di ikon jelawat dan pelabuhan Habaring Hurung serta Pelabuhan Fery Mentaya Seberang,” pungkasnya.

baca juga ...  Pernikahan Unik di Kobar, Acara Ijab Kabul Dijaga Ketat Bhabinkamtibmas

(jun/beritasampit.co.id)

Editor: MAULANA KAWIT

Bagikan:
Berita Populer