SDN 5 Bukit Tunggal Terapkan Sekolah Daring dan Luring

PALANGKA RAYA – Di tengah pandemi Covid-19, pembelajaran di sekolah SDN 5 Bukit Tunggal dilaksanakan menggunakan dua metode pembelajaran yaitu daring dan Luring, hal ini sebagai solusi masalah orang tua peserta didik. Senin 22 Februari 2021

“Dalam pembelajaran kami menggunakan dua metode yaitu daring dan luring, jadi metode daring untuk perserta didik yang mampu seperti memiliki hp android untuk melakukan pembelajaran menggunakan zoom, dan luring untuk perserta didik yang tidak mampu,” kata Kepala Sekolah SDN 5 Bukit Tunggal Bayer.

Untuk pembelajaran dengan metode luring, orang tua perserta didik dipersilahkan untuk meminta bahan ajar yang nantinya akan dikirim melalui whatsapp.

“Selain itu luring juga bukan hanya untuk orang tua perserta didik yang kurang mampu tetapi orang tua yang sibuk sehingga tidak bisa mendampingi anaknya melakukan pembelajaran daring, karena dalam pembelajaran melalui daring itu perserta didik harus dibimbing oleh orang tuanya,” ucapnya.

Ia juga mengakui, pembelajaran dua metode tersebut belum bisa maksimal, karena kemampuan setiap anak pasti berbeda-beda ada yang cepat paham dan ada yang tidak, oleh sebab itu guru-guru sering bilang lebih enak pembelajaran tatap muka karena guru dan perserta didik bisa berinteraksi terkait masalah materi pembelajaran.

“Selain itu orang tua harus pro aktif dalam membimbing anaknya dalam belajar, karena saat ini pembelajaran semua dilakukan di rumah. Dalam hal pembelajaran kami memberikan apa yang diminta para orang tua agar dalam pembelajaran bisa tetap berjalan,” pungkasnya.

(Hardi/Beritasampit.co.id)

 

 

baca juga ...  H. Agustiar Sabran Hadiri Buka Puasa Bersama Sivitas UMPR dan Keluarga Besar Muhammadiyah Kalteng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!