SAMPIT – Hampir sebulan belakangan ini, aktivitas angkutan berat terutama truk dengan tonase besar, salah satunya mengangkut Crude Palm Oil (CPO), dengan jenis fuso atau lebih besar semakin leluasa melintas dijalan Hm Arsyad Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Sementara, dalam sepekan ini Pemerintah Daerah melalui DPUPRPRKP Kotim, sudah mulai melakukan pekerjaan perawatan jalan dengan menambal badan jalan yang rusak parah dan berlubang.
Namun, jika minimnya pengawasan terhadap aktivitas kendaraan berat yang sangat bebas melintas di jalur tersebut, tidak menutup kemungkinan kondisi jalan yang mulai baik tidak akan bertahan lama.
“Saya perhatikan, mulai petugas melakukan pengaspalan jalan yang rusak, truk-truk yang berangkutan berat, terutama yang jenis fuso mengangkut CPO belas melintasi jalan ini. Sayang kan, jalan sudah bagus nanti rusak lagi,” ungkap Reni salah seorang warga Sampit. Senin 22 November 2021.
Sebelumnya, Bupati Kotim Halikinnor telah mengingatkan kepada DPUPRPRKP agar berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, untuk melakukan pengawasan terhadap kendaraan berat yang melintas di jalan dalam kota, salah satunya Hm Arsyad.
“Karena untuk pemeliharaan jalan ini juga sifatnya masih tidak begitu kuat. Kita meminta para pengguna jasa atau pemilik kendaraan berat agar turut membantu memperhatikan jalan tersebut. Kalau pun mau melintas agar bisa memperhatikan angkutannya agar tidak melebihi kemampuan badan jalan,”tandasnya.
(Cha/beritasampit.co.id)











