Keberangkatan Umrah di Kalsel Hingga Maret 2022 Hampir Tiga Ribu Orang

BANJARMASIN – Keberangkatan umrah di Provinsi Kalimantan Selatan sejak dibukanya oleh Pemerintah Arab Saudi akhir Desember 2021 hingga Maret 2022 ini sudah hampir mencapai  tiga ribu orang.

Dilansir dari Antara, Jumat 25 Maret 2022, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan Drs H Rusbandi di Banjarmasin, mengatakan data tersebut sesuai rekapitulasi laporan keberangkatan umrah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) Kanwil Kemenag Kalsel.

“Jumlah pastinya adalah 2.817 jamaah,” ujarnya

Menurut dia, jumlah ini diperkirakan makin naik menjelang bulan suci Ramadhan 1443 hijrah ini, karena banyak masyarakat Kalsel yang ingin menunaikan ibadah puasa di sana.

Selain itu, ucap dia, kebijakan telah dicabutnya tes PCR dan karantina bagi keberangkatan umrah ini juga menjadi pemicunya.

“Tapi jamaah tetap harus sudah melaksanakan vaksinasi lengkap,” ujarnya.

Rusbandi mengatakan, bahwa jamaah umrah yang banyak berangkat ini adalah jamaah umrah yang tertunda karena pandemi COVID-19 terjadi hingga 2 tahun lebih.

Ini pun, kata dia, baru sekitar 10 persen diberangkatkan jamaah umrah yang tertunda tersebut.

Sementara itu, salah seorang pengusaha travel haji dan umrah Kalsel PT Saidi Putra Wisata Banjarmasin, H Ismail Ibrahim mengatakan, memang sudah mulai ada kelonggaran untuk keberangkatan umrah saat ini.

“Tapi bukan berarti sudah benar-benar mudah, karena kan masih pandemi COVID-19 belum berakhir,” ujarnya.

Apalagi sebelumnya dicabutnya kebijakan tes PCR dan karantina, karena biayanya makin besar, hingga jamaah mengurungkan niat berangkat.

Karena kebijakan sudah dilonggarkan ini baru saja ditetapkan, kata Ismail, tentunya persiapan untuk memberangkatkan jamaah jadi sangat semput untuk bulan Ramadhan ini.

“Padahal kalau bulan Ramadhan ini sebelum adanya pandemi COVID-19, kami biasanya program awal Ramadhan sebanyak 1 bis sekitar 40 orang dan program akhir Ramadhan atau Lailatul Qadar sebanyak 1 bis juga 40 orang,” ujarnya.

baca juga ...  Polda Kalteng Tangani Kasus Menonjol Sepanjang 2024: Pencurian Sawit, Narkoba, Perompak hingga Penembakan Warga

“Tapi pada Ramadhan ini kami tidak memberangkatkan, habis Hari Raya Idul Fitri saja nanti ada,” tuturnya.

Dia pun berharap pandemi COVID-19 ini segera berakhir, hingga semua kembali seperti sediakala.

“Kasian banyak pengusaha travel yang gulung tikar dan tutup sama sekali,” ujarnya.

(Antara/BS65)

Bagikan:
Berita Populer